Jessica Parker
Koresponden Berlin
BBC
Keluarga Lena terpaksa memasak menggunakan kompor lapangan.
Pasokan listrik secara bertahap dipulihkan ke rumah-rumah terakhir yang terdampak pemadaman lima hari di ibu kota Jerman, Berlin, yang diselimuti salju. Pemadaman ini diduga disebabkan oleh serangan pembakaran dan terjadi ketika suhu turun jauh di bawah titik beku.
Kejadian ini dilaporkan merupakan pemadaman terpanjang dalam sejarah pascaperang ibu kota. Sebuah kelompok militan kiri jauh telah mengakui bertanggung jawab atas insiden ini.
Citra minggu ini mengenai warga—baik muda maupun tua—yang menghadapi pemadaman berkepanjangan di ibu kota negara kembali memicu debat tentang kerentanan Jerman terhadap serangan sabotase, baik yang dilakukan oleh aktor domestik maupun asing.
Reinhold tidur mengenakan topi wol untuk menghangatkan diri di malam hari.
Sekolah, rumah sakit, dan panti jompo termasuk di antara puluhan ribu properti yang terdampak di Berlin barat daya.
Di distrik Steglitz-Zehlendorf, Berlin, tepatnya di Mexikoplatz, sebuah mobil polisi berkeliling mengumumkan melalui pengeras suara bahwa listrik akan segera menyala kembali.
Warga secara berkala mendatangi sekelompok petugas layanan darurat untuk memperoleh informasi terkini.
Lena mengungkapkan keluarganya merasa “terasing”—hanya mengandalkan radio bertenaga baterai untuk mendapatkan pembaruan informasi. Mereka memasak dengan kompor lapangan di rumah sambil berusaha mencegah pipa air mereka membeku.
Reinhold (79) masih belum mendapatkan listrik hingga Rabu pagi dan terpaksa pergi ke rumah putrinya untuk mencari kehangatan. “Namun, saya selalu kembali tidur di sini meski cuaca dingin, dengan mengenakan topi, sweter, dan selimut wol,” ujarnya.
Pensiunan arsitek tersebut mengatakan ia telah terbiasa dengan kesulitan karena lahir di Jerman pascaperang. “Saya lahir tahun 1947. Ketika ibu dan saya pulang dari rumah sakit… suhu di gubuk kami mencapai -20°C.”
“Orang tua saya bergantian setiap jam untuk memeriksa apakah tangan saya terselip di bawah selimut agar jari-jari saya tidak membeku,” kenangnya.
Juru bicara dinas pemadam kebakaran, Adrian Wentzel, menyatakan pemulihan listrik dilakukan secara “bertahap”. Ia menjelaskan bahwa sumber daya didatangkan dari seluruh Jerman, dengan perkiraan 100.000 orang terdampak.
Rumah sakit terpaksa mengandalkan generator darurat, sementara beberapa sekolah harus ditutup.
Insiden berawal dini hari Sabtu ketika beberapa kabel di sebuah jembatan terlihat terbakar dekat pembangkit listrik tenaga gas Lichterfelde. Selanjutnya, kelompok kiri jauh Vulkangruppe atau Volcano Group tampak mengklaim tanggung jawab, menyatakan target mereka adalah industri energi fosil.
“Kami meminta maaf kepada masyarakat yang kurang mampu di Berlin barat daya,” bunyi pernyataan panjang mereka. “Terhadap banyak pemilik vila di distrik-distrik ini, simpati kami terbatas,” tambah mereka, kemungkinan merujuk pada fakta bahwa Steglitz-Zehlendorf merupakan salah satu kawasan terkaya di Berlin.
Namun, pernyataan berbeda kemudian diterbitkan daring di situs Indymedia—konon berasal dari para pendiri Vulkangruppe. “Kami secara tegas memisahkan diri dari semua aksi dalam beberapa tahun terakhir,” bunyi pernyataan itu.
AFP via Getty Images
Lampu lalu lintas juga padam.
Insiden terkenal lainnya baru-baru ini adalah ketika para aktivis mengakui berada di balik serangan pembakaran yang diduga menghentikan produksi di pabrik Tesla besar di pinggiran Berlin pada tahun 2024.
Struktur dan cara kerja pasti Vulkangruppe tidak diketahui. Namun, otoritas Jerman menggambarkan mereka sebagai ekstremis sayap kiri dan menyatakan serangan telah terjadi dalam interval tidak teratur sejak 2011 di Berlin dan negara bagian sekitar, Brandenburg.
Intelijen dalam negeri menyatakan bahwa tujuan kelompok tersebut adalah mengganggu “fungsi sehari-hari untuk merusak sistem kapitalis yang mereka benci.”
Jaksa federal menyelidiki insiden terbaru ini sebagai tindak pidana terorisme, dengan kemungkinan dakwaan mencakup “keanggotaan dalam organisasi teroris, sabotase, pembakaran, dan pengganguan layanan publik.”
Pemadaman minggu ini lebih luas dan lebih lama dibandingkan insiden serupa pada bulan September. Rancangan undang-undang federal untuk melindungi infrastruktur kritis telah dikerjakan selama bertahun-tahun tetapi baru diajukan ke parlemen pada bulan November.
RUU “Kritis” tersebut memuat rencana untuk mengidentifikasi transportasi infrastruktur kunci serta memperkenalkan standar perlindungan minimum.