Lawan Ceko, Hugo Broos bilang: ‘Saya nggak pernah dengerin sampah dari media sosial’
Diterbitkan 18 Juni 202618 Juni 2026
Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, menyuruh para pengritik taktiknya di partai pembuka Piala Dunia pekan lalu untuk “diyam aja” dan menegaskan bahwa dia akan tetap menjalankan segala sesuatunya menurut caranya sendiri ketika mempersiapkan timnya untuk laga Grup A melawan Ceko.
Terjadi kegaduhan di Afrika Selatan ketika Broos menerapkan pendekatan defensif yang jarang dipakainya di laga pembuka turnamen melawan Meksiko, Kamis lalu, yang mana timnya kalah 2-0 tanpa mampu menciptakan peluang berarti sama sekali.
Bafana Bafana, julukan tim Afrika Selatan, bahkan harus menyelesaikan laga dengan sembilan pemain karena kartu merah untuk dua pemain di babak kedua, serta tidak meninggalkan kesan positif.
“Saya sudah jadi pelatih selama 40 tahun, dan saya paham bahwa dikritik itu bagian dari pekerjaan. Jadi, saat ini saya memang dikritik, tapi orang-orang harus tahu… dan bagi yang belum tahu… Saya lakukan dengan cara saya,” kata Broos dalam konferensi pers, Rabu.
“Saya nggak pernah dengerin sampah dari media sosial. Saya nggak pernah dengerin orang-orang yang merasa dirinya cukup penting untuk mengkritik tim. Kalau saya lihat kembali apa yang pernah mereka capai sebelumnya, seharusnya merekalah yang diem aja,” ujarnya, menyindir para komentator yang merupakan mantan pemain.
“Saya tahu apa yang salah saat lawan Meksiko. Para pemain juga tahu, itu yang paling penting, dan untuk sisanya, saya akan lakukan dengan cara saya,” ulang Broos.
Pelatih veteran asal Belgia itu menekankan bahwa sangat penting bagi Afrika Selatan untuk menang pada Kamis di Atlanta, jika ingin punya peluang melaju. Ceko juga kalah di laga perdana Grup A dari Korea Selatan pekan lalu.
“Situasi kami jelas. Kalau kami nggak menang besok, maka laga terakhir lawan Korea Selatan akan jadi sia-sia.
“Ini yang harus kami hindari. Kami tahu kesalahan yang kami buat di laga pertama, dan beberapa orang bilang pelatih terlalu lembek ke pemain, tapi saya nggak suka menyalahkan pemain saya di depan kamera. Jadi, kadang Anda harus bohong sedikit mak sebagai pelatih.”
Sebelumnya, seusai laga lawan Meksiko, Broos sempat mengungkapkan keyakinannya bahwa timnya bisa percaya diri setelah penampilan itu. Pernyataan itu sontak memicu cemoohan dari sebagian pendukung Afrika Selatan.
“Kami tahu apa yang salah di laga lawan Meksiko, dan kami akan coba mempebaikinya besok, tapi kami hanya bisa memperbaiki kalau kami memegang bola,” tambahnya, memberi sedikit petunjuk soal kemungkinan pendekatan taktik yang berbeda pada hari Kamis.