Paralimpiade Musim Dingin 2026: Enam Atlet Rusia dan Empat Belarusia Bertanding di Bawah Bendera Nasional

Enam atlet Rusia dan empat atlet Belarusia akan berlaga di bawah bendera nasional mereka pada Paralimpiade Musim Dingin mendatang.

Pada bulan September, Komite Paralimpiade Internasional (IPC) mencabut larangan bagi atlet dari kedua negara tersebut untuk bertanding di ajang tersebut. Kedua negara sebelumnya ditangguhkan dari kompetisi paralimpiade menyusul invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, dengan Belarus sebagai sekutu dekat Rusia. Sebuah larangan parsial—yang mengizinkan atlet berlaga sebagai netral—telah diberlakukan pada 2023.

Namun, keempat badan pengatur individual yang membawahi enam cabang olahraga yang dipertandingkan di Paralimpiade memutuskan untuk mempertahankan larangan mereka. Pada Desember, Rusia dan Belarus memenangkan banding melawan FIS—badan pengatur ski dan snowboard—di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), yang mengizinkan mereka untuk berkompetisi dan mengumpulkan poin peringkat.

IPC mengonfirmasi kepada BBC Sport bahwa kesepuluh atlet tersebut telah diberikan undangan komisi bipartit untuk berlaga di cabang Paralimpiade ski alpen, ski lintas alam, dan snowboard pada ajang Milan-Cortina. “IPC dapat mengonfirmasi bahwa NPC Rusia diberikan total enam slot: dua di ski alpen (satu laki-laki, satu perempuan), dua di ski lintas alam (satu laki-laki, satu perempuan), dan dua di snowboard (keduanya laki-laki),” bunyi pernyataan resmi.

“NPC Belarus diberikan empat slot secara total, semuanya di cabang ski lintas alam (satu atlet laki-laki dan tiga atlet perempuan).”

Menteri Kebudayaan Inggris Lisa Nandy menyatakan bahwa keputusan ini “benar-benar keliru”. “Mengizinkan atlet dari Rusia dan Belarus bertanding di bawah bendera mereka sendiri sementara invasi brutal ke Ukraina masih berlangsung mengirimkan pesan yang sangat buruk,” tulis Nandy di X. “Komite Paralimpiade Internasional harus segera mempertimbangkan ulang keputusan ini.”

MEMBACA  Merz dan Macron Tekankan Pertahanan Bersama Eropa Menjelang KTT NATO

Tinggalkan komentar