Minimal Enam Tewas dalam Kebakaran Hebat di Mal Karachi, Pakistan

Para pemimpin Pakistan menyampaikan belasungkawa sementara pemadam kebakaran berjuang melawan kobaran api besar di Karachi.

Diterbitkan Pada 18 Jan 2026

Setidaknya enam orang tewas dan sekitar 20 lainnya luka-luka ketika kebakaran melalap sebuah pusat perbelanjaan di Karachi, menurut pejabat Pakistan, sementara upaya memadamkan api masih terus dilakukan.

Kebakaran bermula pada Sabtu di mal Gul Plaza, sebuah kompleks komersial yang padat, dan terus membara selama berjam-jam. Hingga Minggu dini hari, pihak berwenang menyatakan sekitar 30 persen kobaran api telah berhasil dikendalikan.

Artikel Rekomendasi

Wakil Inspektur Jenderal Polisi Syed Asad Raza mengatakan kepada koran Dawn bahwa jumlah korban meninggal meningkat dari semula tiga menjadi lima orang. Yayasan Edhi, sebuah kompleks medis, kemudian mengonfirmasi kematian keenam melalui sebuah pernyataan.

Petugas penyelamat menyebut mal tersebut berisi kira-kira 1.200 toko, yang menguatirkan kemungkinan masih ada orang yang terjebak di dalam. Yayasan Edhi menyatakan sebagian gedung runtuh akibat intensitas kebakaran, sehingga mempersulit upaya penyelamatan.

Perwira polisi subdivisi Garden, Mohsin Raza, mengatakan temuan awal mengindikasikan api berasal dari korsleting listrik di salah satu toko sebelum dengan cepat menjalar ke seluruh kompleks.

Presiden Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyampaikan duka cita atas hilangnya nyawa tersebut.

Dalam pernyataan yang disiarkan PTV, Sharif memerintahkan otoritas untuk mengambil “segala langkah yang mungkin” guna melindungi jiwa dan harta benda, memberikan bantuan kepada pedagang terdampak, serta memastikan perawatan medis bagi korban luka.

Zardari mendesak pemerintah provinsi Sindh, yang beribukota di Karachi, untuk memberikan “bantuan segera dan segala bentuk dukungan yang mungkin” dan menegaskan, “Tidak ada upaya yang boleh diabaikan dalam menyediakan fasilitas medis terbaik bagi para korban.”

MEMBACA  9 Orang Tersangka Baru Dalam Kasus Korupsi Impor Gula yang Melibatkan Tom Lembong, Siapa Mereka?

Investigasi awal mengindikasikan korsleting menjadi penyebab kebakaran [Rizwan Tabassum/AFP]

Tinggalkan komentar