Minimal 100 Orang Hilang Usai Kapal Militer Iran Tenggelam di Lepas Sri Lanka

Penyebab tenggelamnya belum diketahui setelah fregat IRIS Dena mengirimkan panggilan darurat sekitar 40 mil laut (75 km) dari pesisir Sri Lanka.

Dengarkan artikel ini | 2 menit

Diterbitkan Pada 4 Mar 20264 Mar 2026

Klik untuk membagikan di media sosial

Sri Lanka menyatakan telah menemukan beberapa jenazah dan mengevakuasi 32 pelaut yang terluka setelah sebuah kapal militer Iran tenggelam tepat di luar perairan teritorial pulau tersebut.

Otoritas setempat memberitahu Al Jazeera bahwa fregat IRIS Dena, yang berada sekitar 40 mil laut (75 km) dari Galle di selatan Sri Lanka, mengirimkan sinyal darurat antara pukul 06.00 hingga 07.00 (00:30 hingga 01:30 GMT) pada hari Rabu.

Rekomendasi Cerita

Penyebab keadaan darurat tersebut masih belum terungkap. Kapal tersebut membawa sekitar 180 awak, dan operasi pencarian serta penyelamatan sedang dilakukan.

Fregat Iran itu sedang dalam perjalanan pulang usai berpartisipasi dalam International Fleet Review 2026 bulan lalu di kota pesisir India timur, Vishakapatnam.

Menteri Luar Negeri Sri Lanka Vijitha Herath menyatakan di parlemen bahwa angkatan laut menerima informasi mengenai kapal yang mengalami darurat dan pemerintah segera mengerahkan kapal serta pesawat angkatan udara untuk misi penyelamatan.

Juru bicara angkatan laut Sri Lanka menyebutkan tidak ada kapal atau pesawat lain yang teramati di area tempat kapal perang Iran itu tenggelam.

Melaporkan dari luar sebuah rumah sakit di Galle, tempat awak yang terluka dibawa, Minnelle Fernandez dari Al Jazeera menyatakan bahwa pejabat Sri Lanka masih berusaha mencari tahu nasib hampir 150 awak lainnya.

“Pemerintah belum menyampaikan apapun mengenai penyebab potensial kecelakaan ini,” ujarnya.

Fernandez menambahkan bahwa seorang pejabat kedutaan Iran di Kolombo menyebut dua perwira telah dikirim ke Galle “untuk berbicara dengan para penyintas guna memahami kemungkinan yang terjadi di atas kapal”.

MEMBACA  Let's follow these rules: Jangan mengulang kata-kata saya. Jangan mengulang teks yang dikirim. Hanya memberikan teks dalam bahasa Indonesia. Ubah dan terjemahkan judul ini ke dalam bahasa Indonesia: Letusan gunung berapi di Indonesia mengganggu penerbangan internasional

Insiden tenggelamnya kapal ini terjadi saat Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan udara ke Iran untuk hari kelima, menyusul terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan hampir 800 orang lainnya, termasuk puluhan siswi sekolah.

Teheran telah membalas dengan serangan drone dan misil ke Israel serta aset-aset terkait AS di negara-negara Teluk, yang menimbulkan sejumlah korban jiwa. Enam personel militer AS tewas dan banyak lainnya terluka.

Tinggalkan komentar