Pejabat sepakat untuk mempertahankan kalender sekolah sebagaimana rencana awal, berakhir pada 15 Juli dan dimulai kembali pada 31 Agustus.
Diterbitkan pada 12 Mei 2026
Pemerintah Meksiko mengumumkan pembatalan rencana mempersingkat tahun ajaran menjelang Piala Dunia setelah mendapatkan perlawanan luas dari orang tua, lembaga swadaya masyarakat, dan pemerintah daerah.
Menyusul gelombang kritik atas pengumuman Menteri Pendidikan Mario Delgado bahwa tahun ajaran akan berakhir sekitar 40 hari lebih awal, pejabat pendidikan dan pemerintah lainnya bertemu pada hari Senin untuk mengumpulkan masukan dari orang tua serta mempertimbangkan opsi-opsi dalam pertemuan yang diumumkan oleh Presiden Claudia Sheinbaum, yang sebelumnya menyatakan sikap skeptis terhadap pemendekan yang diusulkan.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati untuk mempertahankan kalender sekolah seperti rencana semula yaitu berakhir pada 15 Juli, dengan kelas kembali dimulai pada 31 Agustus, demikian pernyataan Departemen Pendidikan.
“Idenya adalah mempertahankan periode liburan selama enam minggu, seperti yang selalu dilakukan, dan mungkin sebagian siswa akan mulai lebih awal, sementara siswa lain tetap melanjutkan jadwal sebelumnya,” ujar Sheinbaum sebelumnya.
“Tujuannya adalah agar keputusan ini diambil secara konsesus,” katanya. “Kini kami perlu mendengarkan.”
Delgado, pada hari Jumat, secara tak terduga mengumumkan akhir tahun ajaran pada 5 Juni, dengan alasan bahwa keputusan tersebut juga didasarkan pada gelombang panas.
Dua negara bagian menolak rencana tersebut sebelum akhirnya dibatalkan.
Orang tua juga mempertanyakan kebijakan ini, yang menurut lembaga pemikir Mexico Evalua, akan menyebabkan siswa tertinggal dalam studi mereka.
“Keputusan ini… akan semakin mengurangi waktu belajar efektif bagi 23,4 juta siswa,” tulis Mexico Evalua dalam sebuah laporan.
Turnamen Piala Dunia, yang diselenggarakan bersama oleh Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada, mulai berlangsung pada 11 Juni ketika Meksiko menghadapi Afrika Selatan di kandang mereka di Kota Meksiko.
Sheinbaum juga menjamin “kondisi keamanan” yang diperlukan untuk pertandingan-pertandingan tersebut, serta penyelesaian proyek-proyek pekerjaan umum yang dimulai sebelum turnamen, terutama penambahan stadion Azteca dan Bandara Internanional Kota Meksiko.