Mantan PM Israel: Hizbullah Musuh Lebanon, Harus Dilucuti | Perang AS-Israel Melawan Iran

Mantan PM Israel Ehud Olmert berbicara dengan Redi Tlhabi mengenai Lebanon, perang 2006, Hizbullah, dan perang AS-Israel melawan Iran.

Kampanye militer Israel di Lebanon kembali memicu perdebatan soal korban sipil, pelangaran gencatan senjata, dan batasan hak untuk membela diri. Dengan pejabat tinggi Israel yang secara terbuka membahas aneksasi Lebanon selatan, serta terbentuknya celah diplomatik yang rapuh antara Israel dan pemerintah Lebanon, taruhannya sangat tinggi.

Pekan ini di UpFront, Redi Tlhabi berbicara dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert, yang memimpin Israel saat perang Lebanon 2006, tentang Hizbullah, kematian warga sipil, serta penilainnya atas perang AS-Israel melainan Iran.

Diterbitkan pada 11 Mei 202611 Mei 2026

Klik di sini untuk berbagi di media sosial

share-nodes

googleTambahkan Al Jazeera di Googleinfo

MEMBACA  Mantan pembawa acara TV dinyatakan bersalah dalam kasus penipuan

Tinggalkan komentar