Laga yang menjadi bagian dari Qatar Football Festival ini dibatalkan menyusul perang berkelanjutan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran.
Dengarkan artikel ini | 3 menit
info
Dipublikasikan Pada 15 Mar 202615 Mar 2026
Klik untuk bagikan di media sosial
share2
plus2googleTambahkan Al Jazeera di Googleinfo
Pertandingan ‘Finalissima’ antara Spanyol dan Argentina yang rencananya digelar di Qatar pada akhir bulan ini telah dibatalkan akibat konflik di Timur Tengah, demikian pernyataan UEFA.
“UEFA dan panitia penyelenggara sangat kecewa karena situasi dan waktu telah menghalangi kesempatan kedua tim untuk memperebutkan piala bergengsi ini di Qatar,” ungkap UEFA dalam pernyataan pada Minggu.
Serangan AS-Israel terhadap Iran telah berdampak pada negara-negara di seantero Teluk, mengganggu perjalanan di beberapa hub transit tersibuk dunia serta memaksa sejumlah event olahraga dibatalkan akibat alasan keamanan.
Pertandingan antara juara Eropa Spanyol dan pemenang Copa America Argentina ini sedianya dijadwalkan pada 27 Maret di Stadion Lusail, Doha, di mana para penggemar seharusnya berkesempatan menyaksikan Lionel Messi berhadapan dengan Lamine Yamal.
UEFA menyatakan telah melakukan pembahasan dengan otoritas penyelenggara di Qatar dan menyimpulkan bahwa pertandingan tidak dapat dilangsungkan karena “situasi politik terkini” di kawasan tersebut.
Laga Spanyol vs Argentina merupakan bagian dari Qatar Football Festival, sebagaimana dipromosikan oleh panitia lokal.
Festival selama lima hari itu juga mencakup pertandingan Mesir vs Arab Saudi serta Qatar vs Serbia pada 26 Maret; Mesir vs Spanyol dan Arab Saudi vs Serbia pada 30 Maret; serta Qatar vs Argentina pada 31 Maret.
Serbia kini akan bertanding tandang melawan Spanyol sebagai gantinya.
“Serbia akan menghadapi juara Eropa saat ini, Spanyol, di kandang lawan pada 27 Maret, dan empat hari kemudian akan menjamu tim nasional Arab Saudi,” jelas Asosiasi Sepak Bola Serbia dalam pernyataan.
UEFA menyebut telah mengeksplorasi alternatif layak lainnya untuk menyelenggarakan Finalissima, namun opsi-opsi tersebut terbukti ‘tak dapat diterima’ oleh Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).
UEFA awalnya menawarkan untuk menyelenggarakan pertandingan di Santiago Bernabeu dengan pembagian suporter 50:50 di stadion.
Opsi kedua adalah menyelenggarakan Finalissima dalam dua pertandingan – di Bernabeu pada 27 Maret dan leg kedua di Buenos Aires pada jendela internasional sebelum Euro dan Copa America berikutnya.
Akan tetapi, AFA menolak kedua opsi tersebut. UEFA menyatakan Argentina mengajukan tawaran balik untuk menggelar pertandingan setelah Piala Dunia, namun Spanyol tidak memiliki tanggal yang tersedia.
“Pada akhirnya, UEFA meminta komitmen dari Argentina bahwa, jika lokasi netral di Eropa dapat ditemukan, laga dapat berlangsung pada 27 Maret… atau pada tanggal alternatif 30 Maret. Proposal ini juga ditolak,” tambah UEFA.
Edisi Finalissima 2022 sebelumnya diselenggarakan di Stadion Wembley, London, di mana Argentina mengalahkan Italia dengan skor 3-0.