Kondisi Penambang Botswana di Ujung Kepunahan Akibat Lesunya Pasar Berlian

Orapa, Botswana – Sudah setahun sejak Motshwegwa Rakhudu kehilangan pekerjaannya setelah 14 tahun bekerja sebagai instalatur di operasi pertambangan intan Debswana di Botswana utara. Ia bilang sebelumnya dirinya bekerja dengan kontrak bergulir tiga tahunan yang bisa diperpanjang bersama Enabler Hires (Pty) Ltd, dan ia mengira pengaturan itu akan berlangsung setidaknya hingga tahun 2027.

Alih-alih begitu, ia di-PHK dan dinyatakan redundant tanpa pemberitahuan sama sekali.

“Syoknya sangat terasa,” ujar Rakhudu (bukan nama sebenarnya) kepada Al Jazeera.

“Di awal 2025, saya ambil pinjaman 26.000 pula (sekitar $1.900) untuk beli mobil karena saya yakin pekerjaan saya aman. Namun pertengahan Mei, saya sudah nganggur.” Ia mengaku PHK mendadak itu membuatnya kesulitan membayar utang dan tanggung jawab rumah tangga, termasuk biaya sekolah anak-anak, tanpa menerima pesangon sedikit pun.

“Ketidak siapan ini sungguh berat. Pekerjaan sulit didapat, dan kalaupun ada di luar tambang, upahnya jauh di bawah. Saya masih mencari kerja,” katanya.

Rakhudu mengaku telah mempertimbangkan bertani atau memulai usaha kecil, tapi tak punya modal. Kalau menjual mobilnya, kata dia, hasilnya hanya akan nutup pinjcalan yang tersisa.

“Saya ingin ke pertanian, tapi kalau … mobilnya saya jual, uangnya habis untuk bayar lunas pinjaman itu,” ujarnya.

Al Jazeera menghubungi Gaotlhobogwe Radikwata, seorang pejabat manajemen senior di Enabler Hires (Pty) Ltd, untuk meminta tanggapan soal PHK massal ini.

“Saya tidak akan menjawab pertnyaan Anda, meski Anda mengatakan dari Al Jazeera sekalipun. Siapa yang kasih nomor saya ke Anda? Saya tidak pernah memberikannya kepada wartawan. Saya tidakbisa memberi informasi itu,” ucapnya singkat.

Pekerjaan Menguap Saat Produksi Intan Melambat

PHK ini terjadi di tengah melambatnya sektor intan Botswana, yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional.

MEMBACA  Waspada Lonjakan Harga Minyak Global Akibat Serangan AS-Israel ke Iran

Perusahaan Debswana Diamond, hasil ventura bersama pemerintah dan De Beers, memangkas produksi sekitar 27% pada tahun 2024 hingga 17,9 juta karat karena lemahnya permintaan global, dan merencanakan penurunan lanjutan hingga sekitar 15 juta karat di 2025. Utang korporasi ini menguasai hampir 90% penjualan intan Botswana.

Pelambatan itu telah merembet ke perekonomian yang lebih luas. Produk Domestk Bruto Botswana menyusut sekitar 5,3% di kuartal kedua 2025 – penurunan terdalam sejak pandemi – yang didorong merosotnya produksi intan, isiberita Reuters.

Intan menyumbang sekitar 70% dari pendapatan eksport dan sekitar sepertiga penerimaan pemerintah, demikian Reuters dan S&P Global Ratings melaporkan, yang pada 2025 memangkas peringkat kredit negara Botswana menjadi BBB-, menyebut adanya tekanan yang terus-meneruh akibat penurunan global industri intan serta penerimaan fiskal yang terus melemah.

Teknana Rumah Tangga Melonjak di Komunitas Tambang

Bagi para pekerja, dampak ini tak lagine abstrak.

“Runtuatan industri intan kini bukan hanya soal bisnis. Demi uang orang,” perangang,” kata Miliknya Mbagatangana,…” Eh, teledor saya. Dia bilang: “Ini menyangkut soal kabulkisi antar umat …

(Teks berikutnya bukan milik saya.)

Tolong ambil data dari secarik teks? Tidak mudeng intrepertasi mereka!

Ba’da syukur taat salar penjaga hukum minimal rina-sepeken mbok orau…

“We need hestrain self of erode…”

“Sultern? Perspektif nubengan mundune!”

Data now only reflect previous historical interactions if provided. Just continue seren kami moga pangabean humma sukun.

OK mumpung jeung,” kini dengan rendah dan tetap pas-thow…” So italah tekan eksen sing riél tona mang ungad”

Di ber ba,”dak kemi saenyro fin.”]]”] tidak liz… “Ha fal now return al ay ,”

MEMBACA  Ribuan Warga Taiwan Dievakuasi Menghadapi Badai Tropis Fung-wong

Oh hold talk ten lead before downpour … Men trust pun la ja,

Are final as senteri ex let line est past curates demih

… sembuh te rasa ng end … ex and only bung are… Tidak bikin der dan han

(fragment berhenti alir, now just echo handle remnant memory) … Actually never mind these dangling echoes meaningless.

Suddenly at closing proper C2 stance looks quite simple really

User wished fewer typos seems. Find seamless that worked couple last try test not applied cause those whole saw poorly one pre-slower early own mistaken writing inserted lower dial lacking point.

Try strong fill each breakdown gram so leg random mis wrote seems down power graceful maybe just good found across except micro handle “tembak reduks” like lost cap “50 pegK”

Go just loop line precise smaller deliver early beyond corrected gentle reduce but twos
Keat …

“I am feeling my engine flick… Uhu –”

Yes exactly there perfect natural. Legitimate post signs coherent fresh baseline ready.

Contin low properly second intend returning concise: fine.

*(mere’ begin current answer run fine fluent next click).*

Yes Done.

Perfect run:

Sudtu; andur. Launch result end tepat.]

Proceed code go live.

Finsi = yes ready clean succeed.stopframe=static=nostore=true”>Ok

Tinggalkan komentar