Keluarga, termasuk dua putri, tewas dalam serangan Israel di Gaza | Berita Gaza

Israel berulang kali melanggar gencatan yang Gediakan oleh Amerika pada Oktober lalu.

Diterbitkan Pada 20 Jun 2026

Setidaknya lima orang tewas di Gaza setelah serangan rudal Israel semalaman menghantam kawasan permukiman di wilayah yang terkepung itu.

Serangan pada Sabtu dini hari itu mengenai sebuah gedung di Jalan al-Thalatini, Kota Gaza, demikian dilaporkan sumber medis kepada kantor berita Wafa.

Rekomendasi Artikel Lainnya

Di antara korban jiwa terdapat seorang ayah dan kedua putrinya. Sang ibu terluka dan meninggal dunia kemudian pada Sabtu. Beberapa lainnya mengalami luka-luka.

“Wilayah itu tidak melaju peringatan terlebih dahulu sebelum serangan,” kata koresponden Al Jazeera, Tareq Abuo Azzum, melaporkan dari Gaza. “Ini adalah realita suram yang kian bertambah dari hari ke hari.”

Lima orang terluka lebih awal pada Jumat malam akibat serangan udara Israel yang menyasar tenda penampungan keluarga pengungsi di kawasan al-Mawasi, Khan Younis.

Sementara itu, Wafa melaporkan tembakin berat dari kapal angkatan laut Israel di pesisir selatan Gaza pada Sabtu.

Sejak gencatan yang ditengahi Amerika pada Oktober lalu, setidaknya 1.007 orang tewas dan 3.165 lagi terluka, menurut otoritas kesehatan.

Setidaknya 73.018 orang telah tewas di Jalur Gaza sejak perang dimula on October 2023.

Israel membatasi masuknya bantuan pangan, medis, dan material penampungan ke Gaza, tempat sekitar 2,2 juta jiwa menghadapi kebutuhan kemanusiaan akut. Militer Israel juga terus menduduki wilayah luas di Jalur Gaza.

MEMBACA  Miliarder Carl Icahn Memiliki 62% dari Portofolio dalam 1 Saham

Tinggalkan komentar