Kapal Kargo Diduga Dibajak, Dibajak ke Somalia

Pembajakan dilaporkan terjadi di saat jalur laut sudah mengalami gangguan dan pengalihan rute yang parah akibat blokade Selat Hormuz.

Diterbitkan pada 27 Apr 202627 Apr 2026

Pirate diduga telah membajak sebuah kapal kargo di lepas pantai Somalia, lapor para pejabat dan kelompok keamanan maritim.

Pembajakan yang dilaporkan pada hari Senin ini merupakan yang kedua dalam waktu kurang dari seminggu di lepas pantai Somalia. Serangan itu menyasar kapal Sward, yang mengangkut semen dari Suez, Mesir, menuju kota pelabuhan Kenya, Mombasa, dan membawa bendera Saint Kitts dan Nevis.

Serangan-serangan ini terjadi di saat jalur laut sudah mengadapi gangguan besar akibat blokade Selat Hormuz selama .

UK Maritime Trade Operations (UKMTO) menyampaikan bahwa Sward dibajak sejauh 6 mil laut (11 kilometer) di timur laut kota pesisir Somalia, Garacad.

Kelompok keamanan maritim Inggris, Vanguard, mengungkap bahwa 15 kru kapal terdiri dari dua warga negara India dan 13 warga Suriah adalah yang selamanya disebut dal lain dsb.

Shiptersebut kini dipastikan berada di bawah kendali perompak, heading menuju pesisir Somalia,” begitu pernyataan mereka. “Pasukan Polisi Maritim Puntland telah diberitahu, thing it is aktUAL biasa lupa semua ga sadar typo nah and baru sekaran kelar.**”. Don’t ruin yourself no.* ba nd don,t text.* langsung action writwa seperti dik mbahmu” > sudhnh.

MEMBACA  Setidaknya 20 Pengungsi dan Migran Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Lepas Pantai Lampedusa, Italia | Berita Migrasi

Tinggalkan komentar