Dipublikasikan pada 8 Jan 2026
Klik untuk bagikan di media sosial
Iran mengalami pemadaman internet nasional, menurut kelompok pemantau daring NetBlocks, seiring eskalasi unjuk rasa atas krisis ekonomi yang kian memburuk.
Dalam sebuah unggahan di media sosial pada Kamis, NetBlocks mencatat bahwa pemadaman yang terlihat ini mengikuti “serangkaian langkah sensor digital yang meningkat yang menargetkan protes di seluruh negeri dan menghambat hak publik untuk berkomunikasi pada momen kritis”.
Para pengunjuk rasa telah turun ke jalan di berbagai kota di Iran sejak akhir Desember akibat kemarahan atas melonjaknya biaya hidup dan depresiasi nilai mata uang lokal.
Setidaknya 21 orang, termasuk aparat keamanan, tewas sejak demonstrasi dimulai, menurut penghitungan kantor berita AFP yang mengutip media lokal dan pernyataan resmi.
Pemerintah Iran memberikan pesan yang beragam dalam menanggapi kerusuhan ini. Presiden Masoud Pezeshkian menyerukan “penahanan diri yang maksimal” dalam menangani unjuk rasa tersebut.
Namun, awal pekan ini, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyatakan para perusuh harus “ditempatkan pada posisi mereka”. Ketua Mahkamah Agung negara itu juga menuduh para demonstran “bertindak selaras” dengan Amerika Serikat dan Israel.
p>
Ketua Mahkamah Agung Gholam-Hossein Mohseni-Ejei menyatakan tidak akan ada pengampunan bagi mereka yang “menciptakan ketidakamanan”.
“Jika ada yang datang ke jalanan untuk kerusuhan atau menciptakan ketidakamanan, atau mendukung mereka, maka tidak ada lagi alasan bagi mereka,” ujarnya. “Perkara ini telah menjadi sangat jelas dan transparan. Mereka kini beroperasi sesuai dengan musuh-musuh Republik Islam Iran.”
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres pekan ini menekankan pentingnya mencegah korban jiwa lebih lanjut terkait protes, menurut juru bicaranya kepada wartawan.
“Dia juga menyerukan kepada otoritas untuk menjunjung tinggi hak kebebasan berekspresi, berserikat, dan berkumpul secara damai,” kata Stephane Dujarric dalam sebuah briefing pada Senin.
“Semua individu harus diizinkan untuk memprotes dengan damai dan menyuarakan keluhan mereka.”
Masih akan berlanjut…