Pelatih Manchester City Pep Guardiola enggan bicara persaingan dengan Arsenal di saat ‘dunia akan kolaps’.
Diterbitkan Pada 20 Mar 2026
Pep Guardiola mendapat kesempatan untuk bermain permainan pikiran sebelum laga dengan pelatih rival Mikel Arteta, menjelang pertemuan Manchester City kontra Arsenal di final Piala Liga Inggris, Minggu.
Ia tak mau terpancing.
Rekomendasi Cerita
“Lihat apa yang terjadi di seluruh dunia,” kata Guardiola, Jumat. “Kita mengalami kekacauan luar biasa dan tak ada yang bergerak. Semuanya terjadi di balik layar. Dunia akan runtuh dan kita masih di sini membicarakan ‘seni gelap’.
Rujukan Guardiola pada “seni gelap” mengingatkan pada ketegangan antara kedua tim yang muncul usai pertandingan Liga Premier September 2024, ketika taktik Arsenal menuai kritik dari sejumlah pemain City setelah imbang 2-2.
Gelandang Bernardo Silva menyebut pemain Arsenal mendorong “batas-batas dari apa yang mungkin dilakukan.” Bek John Stones mengatakan mereka “memecah irama permainan.” Bek sayap Kyle Walker, yang kini tak lagi di City, lah yang mendeskripsikan taktik Arsenal yang dirasakan itu sebagai “seni gelap.”
Komentar itu mendorong Arteta merespons secara kriptis, dengan mengatakan ia memiliki “semua informasi” tentang City berkat masa jabatannya sebagai asisten Guardiola dari 2016-2019.
Guardiola balik meminta Arteta agar “lebih jelas maksudnya apa.”
Setahun setengah kemudian, Guardiola tak berminat membangkitkan kembali perdebatan itu.
“Ada wasit yang menangani hal-hal semacam ini,” ujarnya.
Memang, manajer City itu justru memuji evolusi dan “solidaritas” Arsenal, yang berpeluang memenangkan empat trofi musim ini selaku pemuncak Liga Premier dengan unggul sembilan poin, serta telah melaju ke perempat final Liga Champions dan Piala FA.
“Tim yang luar biasa,” katanya. “Ini tantangan besar bagi kami untuk mengukur level kita.”
Arteta mengatakan hubungannya dengan Guardiola “harus” berubah karena mereka kini menangani tim yang telah menjadi rival besar.
“Tapi perasaan saya terhadapnya, waktu yang kami habiskan bersama, dan apa yang dilakukannya untuk saya – inspirasi yang dia berikan sejak saya muda – itu tidak akan pernah berubah,” kata Arteta.