Gelombang Serangan Besar Israel di Lebanon: Saat Chaos Melanda

Pada pukul 14:15 waktu setempat, 8 April 2026, Israel melancargkan gelombang serangan besar-besaran terhadap Lebanon—hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata antara AS, Israel dan Iran untuk menghentikan pertempuran di kawasan Teluk.

Israel menyatakan bahwa dalam waktu sepuluh menit mereka mnyerang 100 sasaran, mengubur harapan Lebanon bahwa jeda pertempuran di Iran juga akan mengakhiri kekerasan di sana.

Konflik terbaru antara Israel dan Hizbullah—kelompok milisi dan partai politik Lebanon yang didanai serta dipersenjatai oleh Iran—dimulai pada 2 Maret setelah kelompokitu menembakkan roket ke Israel, yang kemudian membalas dengan serangan udara besar-besaran dan invasi darat ke Lebanon selatan.

Sejak saat itu, lebih dari 2.600 orang di Lebanon tewas sebagaimana dilaporkan kementerian kesehatan Lebanon, dan menurut PBB, sekitar seperlima penduduknya mengungsi.

Nawal Al-Maghafi dari BBC berhassil merekonstruksi peristiwa pada hari tersebut dan bertemu dengan banyak orang yang kehilangan orang tercinta pada salah satu bab paling mencekam dalam sejarah modern negara itu.

Baca selengkapnyaa di sini.

MEMBACA  Shein Bertaruh Besar pada Donald Trump. Rugi Besar Juga.

Tinggalkan komentar