Gajah duta bir, Craig, tutup usia di umur 54 tahun

Seekor gajah Kenya yang diyakini sebagai salah satu **tuskers** jantan terbesar di Afrika telah meninggal karena usia lanjut.

Hewan berbelalai itu, yang akrab disapa Craig, tutup usia karena sebab alami pada Sabtu pagi di Taman Nasional Amboseli, Kenya selatan, demikian dikonfirmasi oleh para konservasionis.

“Craig baru saja berulang tahun ke-54. Ia menjalani hidup yang panjang dan **pasti** telah menjadi ayah bagi banyak anak gajah,” ujar Amboseli Trust for Elephants dalam pesan perpisahan mereka.

Terkenal berkat gadingnya yang panjang, Craig merupakan daya tarik utama di taman nasional yang terletak dekat perbatasan Tanzania tersebut. Pada 2021, ia dinobatkan sebagai duta untuk merek bir lager Kenya yang populer, Tusker—nama yang juga digunakan untuk menyebut gajah jantan dewasa bergading.

Kenya Wildlife Service menggambarkan Craig sebagai sebuah “ikon” dari konservasi yang sukses.

“Craig adalah salah satu ‘super tusker’ terakhir yang tersisa di Afrika—sebuah klasifikasi langka untuk gajah jantan yang kedua gadingnya masing-masing berbobot lebih dari 45 kg. Hanya tersisa kurang dari segelintir hari ini, menjadikannya monumen hidup dari warisan alam Afrika.”

Lembaga perlindungan satwa itu juga menyatakan, “Craig sangat dicintai berkat sifatnya yang sangat kalem,” seringkali “berhenti dengan sabar saat pengunjung memotret dan merekamnya”.

“Berkat banyak pelindungnya, ia meninggal dengan tenang karena sebab alamiah.”

Lebih dari dua juta turis mengunjungi Kenya tahun lalu, banyak di antaranya berburu pengalaman melihat satwa liar di taman-taman nasional negara itu yang terkenal di seluruh dunia.

Sektor pariwisata Kenya menyumbang 10% dari PDB nasional, menurut keterangan pejabat setempat.

MEMBACA  Dokter Muda di N.H.S. Memulai Mogok Selama 6 Hari