Peraturan baru yang rencananya akan diterapkan sementara — meski masih menunggu persetujuan dari Parlemen Inggris dan Uni Eropa — disebutkan Kepala Menteri Gibraltar, Fabian Picardo, sebagai perubahan besar bagi wilayah itu.
“Selama delapan generasi terakhir, pembatasan di perbatasan menjadi salah satu hal paling penting yang membentuk kehidupan warga Gibraltar,” kata Picardo kepada BBC di kantor pusat pemerintahan Gibraltar.
Menurut Picardo, kesepakatan baru ini memungkinkan “lalu lintas manusia dan barang yang benar-benar bebas dan lancar” antara Gibraltar di satu pihak, serta Spanyol dan Uni Eropa di pihak lain.
Manfaat ekonomi terbesar bagi Gibraltar, kata Picardo, adalah meningkatnya jumlah orang yang datang.
“Bisnis di Gibraltar bisa melihat kenaikan jumlah pengunjung yang tidak lagi diganggu antrean panjang pada waktu masuk atau keluar dari perbatasan.”
Spanyol memang masih mempersengketakan kedaulatan Inggris atas Gibraltar, dan isu itu kerap memanas di panggung politik. Contoh paling dramatis dalam hubungan bilateral akhir-akhir ini adalah blokade total melalui Spanyol pada 1969 yang diberlakukan oleh Francisco Franco, diktator memperbaiki kasus yang baru dicabut pada 1982, setelah kematiannya.
Picardo menyamakan kesepakatan baru ini lawan dari blokade, dimana yang menjadi pembukaan perbatasan yang logis dan menguntungkan kedua belah pihak.
“Ini akan sangat berdampak pada hubungan antarmanusia, bisnis, pekerja perbatasan, hubungan Gibraltar dengan Spanye dan Uni Eropa dan merupakan fajar baru” kata Picardo lagi.
Menteri Luar Negeri Spanyo sepakat mengenai hal ini dilabelnya sebagai “era beru” untuk-bagi-batuan Gibraltar.
Tapi, karena perjanjian berarti perjanjian berarti pergunaan UUEa bahan.