Sebuah minibus yang mengangkut sembilan orang menerobos palang pintu perlintasan kereta api yang sudah tertutup pada jam sibuk pagi hari di dekat kota Buggenhout.
Diterbitkan Pada 26 Mei 202626 Mei 2026
Setidaknya empat orang tewas, termasuk dua orang anak-anak, setelah sebuah kereta api yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak minibus yang membawa anak-anak berkebutuhan khusus saat melintas rel kereta di Belgia.
Menurut otoritas Belgia pada hari Selasa, minibus yang mengangkut sembilan orang itu menerobos palang pintu perlintasan yang sudah ditutup saat jam sibuk pagi hari di dekat kota Buggenhout, sekitar 30 kilometer di baratlaut ibu kota, Brussel.
Cerita Rekomendasi
daftar 4 itemakhir daftar
Lebih lanjut, juru bicara operator kereta api Belgia, Infra-Bel, mengatakan kepada penyiar publik RTBF bahwa kereta tersebut melaju dengan kecepatan sekitar 120 kpj saat mendekati perlintasan dan “tidak punya waktu untuk mengerem”.
“Dampak tabrakannya begitu keras,” ujar Frederic Sacre.
Juru bicara kantor kejaksaan Flanders Timur, Lisa De Wilde, mengatakan sopir bus, 49 tahun, dan seorang pendamping, 27 tahun, tewas bersama dua orang anak usia 12 dan 15 tahun.
Lima anak lainnya terluka dan dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius, katanya, seraya menambahkan bahwa penyebab kecelakaan tersebut sejauh ini belum diketahui secara pasti.
“Yang kami tahu adalah palang pintu sudah tertnutup dan lampu merah telah menyala,” ujarnya.
Juru bicara Polisi Federal, An Berger, juga menyebut sopir minibus tersebut tampak menerobos palang pintu.
“Minibus itu datang dari Kerkhofstraat, sebuah jalan yang sejajar dengan lintasan kereta, lalu belok kiri menuju Vierhuizen, menyebrangi rel yang saat itu sedang ditutup. Minibus tersebut kemudian ditabrak oleh kerta api yang datang,” ujar Berger.
Seorang petugas Polisi Forensik memeriksa bus yang rusak di lokasi kecelakaan setelah kereta menabrak bus sekolah di perlintasan kereta api Vierhuizen di Buggenhout, sekitar 20 km sebelah utara Brussel [AFP]
Perdana Menteri Bart De Wever mengatakan di akun X bahwa beliau “sangat terpukul oleh kecelakaan mengerikan ini di Buggenhout”.
“Pikiran saya tertuju pada keluarga yang terkena dampaknya,” tambah De Wever.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pun mengatakan ia “sangat berduka” atas “kecelakaan tragis ini”.
“Rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya saya haturkan kepada keluarga para korban dan orang-orang yang mereka cintai,” tulis von der Leyen di X.
Diperkirakan sekitar 100 penumpang berada di dalam kereta dan tidak ada satu pun yang terluka. Lalu lintas kereta api di area tersebut juga dihentikan .