Dua Remaja Tewas di Shiraz, Dua Orang Meninggal di Abu Dhabi Seiring Ekskalasi Konflik Iran

Serangan Mematikan Meningkat Seiring Israel Umumkan Serangan di Isfahan dan Sementara Trump serta Tehran Debat Syarat Gencatan Senjata.

Diterbitkan Pada 26 Mar 2026

Seiring perang AS-Israel terhadap Iran meluas, serangan oleh Israel dan Amerika Serikat menewaskan dua remaja di Shiraz, sementara dua orang dilaporkan tewas di ibu kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi.

Kedua remaja Iran tewas pada Rabu malam dalam sebuah serangan di kawasan permukiman di Kabupaten Shiraz, menurut media Iran. Lembaga berita IRNA mengidentifikasi mereka sebagai Ilya dan Amir Hossein Sharafi, yang tinggal di desa Kafri.

Artikel Rekomendasi

Beberapa jam kemudian, pada Kamis, militer Israel mengatakan mereka meluncurkan “gelombang serangan ekstensif” yang menargetkan kota Isfahan di Iran tengah.

Dampak terhadap warga sipil di kawasan itu memburuk pada Kamis ketika UEA melaporkan dua orang tewas di Abu Dhabi “setelah puing-puing dari misil yang dihancurkan jatuh” di sebuah jalan utama.

Serangan ‘Tanpa Henti’ di Iran, Luka-Luka Dilaporkan di Israel

Mohamed Vall dari Al Jazeera, melaporkan dari Tehran, menyatakan serangan di Iran telah “berlangsung tanpa henti”.

“Ini kampanye besar seperti hari-hari lain, tetapi meningkat dalam jumlah dan intensitas,” ujarnya.

Serangan juga dilaporkan terjadi di kota Bandar Abbas dan Karaj, serta di bandara Lamerd di Provinsi Fars. Kota Mashhad dan Taybad di Provinsi Razavi Khorasan, dekat perbatasan dengan Afghanistan, juga terkena dampak, meski sejauh ini sebagian besar terhindar dari konflik.

Vall mengatakan target-target terbaru ini mengindikasikan “perluasan jumlah kota dan area geografis” dari serangan AS-Israel.

Sementara itu, hujaman misil terbaru Iran melukai beberapa orang di Israel tengah.

Media Arutz Sheva melaporkan tiga orang terluka di kota Kfar Qasim, sebelah timur Tel Aviv.

MEMBACA  Xi mengatakan dia akan bekerja sama dengan Trump dalam pertemuan terakhir dengan Biden

Sirene peringatan serangan misil dan roket diaktifkan di seluruh Israel tengah, area Yerusalem, dan di bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki.

Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengatakan kesepakatan untuk mengakhiri perang sudah dekat, meski Iran menolak rencana gencatan senjata 15 poinnya dan mengeluarkan tuntutan mereka sendiri.

Trump bersikeras bahwa perundingan sedang berlangsung, meski para pemimpin Iran telah menyangkal adanya kontak.

“Mereka sedang bernegosiasi, ngomong-ngomong, dan mereka sangat ingin membuat kesepakatan, tetapi mereka takut mengatakannya karena mereka pikir akan dibunuh oleh rakyat mereka sendiri,” kata presiden AS itu.

Di sisi lain, lebih banyak serangan dilaporkan oleh negara-negara Teluk, di mana Iran mengklaim menargetkan aset-aset AS.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan sistem pertahanan udaranya menembak jatuh lima drone yang diluncurkan ke Provinsi Timur, tak lama setelah menghancurkan 17 drone di wilayah yang sama.

Penjaga Nasional Kuwait mengatakan dua drone ditembak jatuh untuk melindungi situs-situs vital. Di Bahrain, pertahanan sipil memadamkan kebakaran di sebuah fasilitas di Kegubernuran Muharraq yang tidak menimbulkan korban luka.

Tinggalkan komentar