Dampak Perebutan Lahan oleh Israel | Konflik Israel-Palestina

Israel mengambil langkah lebih lanjut menuju aneksasi Tepi Barat yang diduduki.

Tampaknya Israel sedang berkejaran dengan waktu untuk mempererat cengkeramannya atas Tepi Barat yang diduduki.

Pekan lalu, kabinet keamanannya menyetujui sebuah kebijakan yang mempermudah para pemukim untuk membeli tanah di sana, mencabut undang-undang dan peraturan yang telah berlaku selama puluhan tahun.

Pekan ini, pemerintah Israel melangkah lebih jauh.

Mereka telah menyetujui proposal untuk mengaktifkan kembali pendaftaran tanah di wilayah tersebut untuk pertama kalinya sejak 1967.

Langkah ini membuka jalan bagi Israel untuk memperoleh kepemilikan atas hamparan tanah luas yang diharapkan bangsa Palestina akan menjadi bagian dari negara masa depan mereka.

Apa yang memicu percepatan perampasan tanah Palestina ini?

Dan mungkinkah ini menjadi resep untuk kekerasan yang baru?

**Pembawa Acara:** Rishaad Salamat

**Tamu-Tamu:**

Mohammad Dahleh – Pengacara Hak Asasi Manusia

Mitchell Barak – Pendiri KEEVOON Research, Strategy and Communications

Simon Mabon – Profesor Politik Timur Tengah dan Internasional di Universitas Lancaster

**Ditayangkan pada 16 Feb 2026**

Klik untuk membagikan di media sosial

MEMBACA  Centogene menghadapi delisting Nasdaq atas harga saham

Tinggalkan komentar