Kronik Pertandingan: United Manfaatkan Kartu Merah Romero
Bryan Mbeumo dan Bruno Fernandes mencetak gol untuk United, sementara kapten Spurs Christian Romero dapat kartu merah atas tekel brutalnya.
Dengarkan artikel ini | 4 menit
Manchester United mengapitalisasi kartu merah kapten Tottenham, Cristian Romero, untuk memperpanjang catatan awal sempurna mereka di bawah Michael Carrick menjadi empat pertandingan, lewat kemenangan 2-0 di Old Trafford dalam lanjutan Premier League.
Gol dari Bryan Mbeumo dan Bruno Fernandes pada Sabtu mengakhiri delapan laga tanpa kemenangan Setan Merah atas Spurs, sekaligus mengokohkan posisi mereka di empat besar klasemen.
Rekomendasi Cerita Lainnya
United kini hanya terpaut dua poin dari Aston Villa di peringkat ketiga dan membuka keunggulan lima poin atas Liverpool di posisi keenam.
Posisi lima besar kemungkinan akan mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan, berkat performa kuat tim-tim Inggris di kompetisi Eropa.
Harapan Spurs untuk lolos ke Liga Champions lewat jalur liga telah lama sirna. Kekalahan lagi yang merugikan bagi Thomas Frank ini membiarkan Tottenham tertahan di posisi ke-14.
Namun, konsekuensi jangka panjang mungkin menanti Romero setelah kedisiplinan buruknya merugikan tim, hanya beberapa hari setelah uneg-unegnya di media sosial yang menyasar hierarki klub.
Frank menyatakan bahwa internasional Argentina itu telah “ditangani secara internal” setelah ia menyebut skuad Tottenham yang tipis sebagai “memalukan” usai penutupan bursa transfer.
Masa depan Romero sebagai kapten sudah dipertanyakan sebelumnya. Kini, pemain 27 tahun itu akan diskors empat pertandingan setelah menerima kartu merah keduanya musim ini dan yang keenam sepanjang kariernya di Spurs.
Bek tengah itu menyodok untuk mengenai pergelangan kaki Casemiro pada menit ke-29, setelah ia sendiri memicu masalah di tepi kotak penalti Tottenham.
> Romero diusir wasit setelah melakukan tekeras terhadap Casemiro [Phil Noble/Reuters]
United memang tampak lebih unggul selama setengah jam pertama bahkan melawan 11 pemain, lalu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain mereka.
Mbeumo menyundul bola masuk ke sudut bawah gawang untuk gol ketiganya dalam empat laga sejak Carrick mengambil alih. Gol tercipta setelah umpan sudut cerdas yang melibatkan Fernandes dan Kobbie Mainoo membebaskan internasional Kamerun itu di tepi kotak penalti.
Amad Diallo dan Matheus Cunha sempat mencetak gol yang dianulir karena offside, saat tuan rumah mendominasi. Namun, mereka harus menunggu hingga sembilan menit sebelum waktu habis untuk memastikan kemenangan.
Fernandes menunjukkan kepada Romero bagaimana memimpin dari depan dengan lagi-lagi menampilkan performa individu yang gemilang.
Kapten United itu menuntaskan umpan silang Diogo Dalot di sudut jauh gawang, yang menjadi gol atau assist ke-200nya dalam 314 penampilan untuk klub.
Carrick mengatakan sebelum laga bahwa United tidak bisa terburu-buru dalam memilih manajer permanen baru.
Namun, mantan gelandangan yang menikmati karier gemilang di Old Trafford itu justru membuktikan diri layak untuk posisi tersebut, seiring ia terus mengawal perubahan nasib dramatis United sejak kepergian Ruben Amorim bulan lalu.
Fernandes memuji Carrick dalam wawancara pasca-pertandingan dengan TNT Sports.
“Energinya berbeda karena kami memenangkan pertandingan. Saat menang, segalanya terlihat lebih cerah,” kata Fernandes.
“Michael datang dengan ide yang tepat untuk memberikan lebih banyak tanggung jawab dan kebebasan kepada pemain untuk mengambil keputusan di lapangan. Saya selalu yakin Michael bisa menjadi manajer hebat, dan dia membuktikannya.”
Sementara itu, bagi Frank dan Spurs, ini adalah kemenangan kedua mereka dalam 16 laga terakhir di Premier League.
“Saya pikir 30 menit pertama adalah performa tandang yang baik,” kata Frank kepada TNT Sports usai pertandingan.
“Saya sangat bangga dengan para pemain, ketahanan mental, bertahan dalam permainan, dan tetap berusaha mengancam serta menciptakan peluang di saat-saat tertentu. Sangat bangga pada mereka.”
Kiper Spurs, Guglielmo Vicario, kepada TNT Sports menyatakan bahwa Romero telah meminta maaf kepada rekan-rekannya atas pengusiran tersebut.
“Tentu, dia kecewa karena tahu kartu itu sebenarnya bisa dihindari. Jadi dia meminta maaf,” ujarnya.
“Dia melakukan kesalahan, tapi kami tahu kemampuan pemain seperti dia. Dia pasti akan kembali lebih kuat dan akan sangat membantu kami.”