Carrick Awali Era dengan Sempurna, United Kalahkan City 2-0 di Derby Manchester

Manchester United memulai era kepemimpinan interim Michael Carrick yang kedua dengan kemenangan derbi mengesankan 2-0.

Michael Carrick meraih awal yang gemilang sebagai manajer interim Manchester United lewat kemenangan dominan 2-0 atas Manchester City dalam lanjutan Premier League.

Memimpin pertandingan pertamanya sejak penunjukannya pekan ini, Carrick langsung menghalau awan kelam di Old Trafford dengan kemenangan pada Sabtu yang akan lama dikenang para pendukung Setan Merah.

Rekomendasi Cerita

Mantan gelandang United itu hanya menandatangani kontrak hingga akhir musim dan punya 17 laga tersisa untuk meyakinkan hierarki klub memberikannya posisi secara permanen, menyusul pemecatan Ruben Amorim pekan lalu.

Dan Carrick hampir tak mungkin memberi kesan pertama yang lebih baik, dengan performa luar biasa melawan manajer City Pep Guardiola dalam derbi Manchester ke-198.

Gol-gol babak kedua dari Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu mengamankan kemenangan yang membuat suporter United bernyanyi lantang dan meredam rival sekota mereka.

Kemenangan itu bahkan bisa lebih telak, dengan United dua kali membentur tiang gawang, memaksa serangkaian penyelamatan dari kiper City Gianluigi Donnarumma, dan tiga gol dianulir karena offside.

Kemenangan ini bukan hanya memberikan hak membanggakan diri secara lokal dan meningkatkan peluang tim untuk lolos ke Liga Champions, tetapi juga menjadi pukulan lain bagi ambisi City merebut gelar.

United mendominasi peluang sebelum dan sesudah turun minum.

Harry Maguire menyundul bola ke mistar dalam tiga menit pertama, dan United menyaksikan dua gol dibatalkan VAR karena offside sebelum jeda.

Pada babak kedua, Donnarumma menggagalkan Amad Diallo, Casemiro, dan Mbeumo sebelum kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-65.

MEMBACA  Apple bisa mencapai kesepakatan bersejarah dengan FIFA—dan memberikan dorongan besar pada layanan streamingnya.

Gol itu lahir dari serangan cepat United lainnya dengan Bruno Fernandes memimpin serangan balik setelah tendangan bebas City berujung sia-sia.

Melaju ke wilayah pertahanan City, Fernandes menyodorkan umpan terobosan untuk Mbeumo dan penyerang Kamerun itu melepaskan tembakan kaki kiri sekali sentuhan yang meluncur rendah ke sudut jauh gawang, membuat pendukung tuan rumah bergemuruh.

Itu hasil yang pantas diterima tim Carrick setelah tampil penuh intensitas menyerang.

Dorgu menggandakan keunggulan pada menit ke-76, menyelesaikan umpan dari jarak dekat setelah mengalahkan Rico Lewis menyambut umpan silang pengganti Matheus Cunha.

Diallo kemudian membentur tiang ketika United berusaha memperlebar keunggulan, dan masih ada waktu bagi pengganti lain, Mason Mount, untuk membobol gawang pada sentuhan pertamanya di menit ke-89, sayangnya dianulir karena offside.

Pada saat itu, hal itu tak lagi penting. Hari itu milik United dan Carrick, yang wajahnya penuh senyum cerah saat memberi selamat kepada para pemainnya setelah peluit akhir.

Di tribune, menyaksikan pertandingan adalah legenda manajerial Alex Ferguson, yang senyumnya selebar siapa pun di dalam Old Trafford.

Bek United Lisandro Martinez mengatakan kepada Sky Sports bahwa timnya menuruti permintaan Carrick untuk menggunakan energi para pendukung.

“Kami tunjukkan identitas kami. Hari ini adalah momen terbaik untuk melakukannya. Tim, bangku cadangan, dan staf—semua kompak,” ujarnya.

“Satu hal penting yang dikatakan Michael Carrick adalah untuk menggunakan energi [suporter], dan hari ini kami melakukannya.”

Carrick memuji para pemainnya dan menyebut hari itu “istimewa”, namun menambahkan bahwa ia tidak akan terbuai oleh satu pertandingan saja.

“Aku tidak bisa meminta lebih. Para pemain menyerap semua aspek taktis dan mengatasi sisi emosionalnya,” katanya. “Aku berkata kemarin ini adalah tempat yang magis, dan tentu saja terbukti hari ini.”

MEMBACA  Pertanda Emas Melonjak di Tengah Badai 'Sempurna', Harapan Fed akan Memangkas Suku Bunga

Kapten City Bernardo Silva menyayangkan “penampilan buruk” timnya dan mengatakan akan sulit mengejar Arsenal di puncak klasemen.

“Mereka pantas menang hari ini. Mereka punya lebih banyak energi dan niat. Selalu terasa mereka hampir mencetak gol dan kami tak pernah benar-benar hadir,” tuturnya kepada Sky Sports.

Ia menambahkan: “Ini jarak yang besar [dengan Arsenal], kami tidak akan berbohong dan bilang ini bukan jarak besar, memang besar. Kami akan bertarung hingga akhir.”

Tinggalkan komentar