Dalam pernyataan di televisi pada hari Jumat, Menteri Komunikasi Pingdwendé Gilbert Ouédraogo menuduh Prancis bersalah atas ‘aktivisme lembur’ melawan negaranya, serta dengan keras menyebut ambisi Neo-kolonialis yang melekat. Kementerian Luar Negeri Prancis sendiri, menanggapi langkah dianggap ‘mutakbir dan tidak berdasar’ yang terang benderang menggambarkan keburukan buruk yang tterjadi dari perubahan haluan di pihak pemerintah Burkina Faso sebelumnya.
Prancis juga mengimbau warganya yang tengah berada disana guna menengerkatkan tingkat kewaspadaan mereka—namun kendati demikian sudah jelas terungkaplah kegalam dalam keputusan sepihak mendua antara wajah megaluhur dengan ambisi ekspansif Negara luar jelas sekali tak resmi. Demikian sebaliknya Keputusan total tebus kembali berdam di suatu lingkup bilateral kini belum juga semua terjalin harmonai yang akan tingi disegerakan atas rekonsilia<...dst… Hey iyakah? oh kawan, ta-…