Australia dan Jepang Tandatangani Kontrak Kapal Perang Senilai $7 Miliar

Kesepakatan pertahanan ini merupakan contoh terbaru dari hubungan yang makin mendalam antara Canberra dan Tokyo di tengah keprihatinan bersama atas kebangkitan China.

Dipublikasikan Pada 19 Apr 2026

Australia dan Jepang telah menandatangani kontrak untuk tiga kapal perang pertama dari total sebelas yang akan diserahkan kepada Angkatan Laut Australia di bawah kesepakatan pertahanan bersejarah senilai $7 miliar. Langkah ini memperdalam kerja sama pertahanan antara dua sekutu dekat AS di kawasan Asia Pasifik tersebut.

Menteri Pertahanan Australia Richard Marles dan Menteri Pertahanan Jepang Koizumi Shinjiro mengumumkan hal ini di Melbourne pada Sabtu, dalam upacara penandatanganan untuk kapal perang kelas Mogami.

Rekomendasi Cerita

daftar 4 itemakhir daftar

“Memorandum Mogami” berikrar untuk memperdalam hubungan militer, termasuk melalui “kerja sama industri yang lebih erat” di bidang pertahanan.

Mitsubishi Heavy Industries dari Jepang akan membangun tiga fregat siluman tersebut di Prefektur Nagasaki selatan, sementara Austal dari Australia akan membangun delapan unit di Australia Barat.

Kapal perang pertama yang dibangun Jepang dijadwalkan akan dikirimkan pada tahun 2029 dan mulai bertugas pada 2030.

“Armada permukaan kami kini lebih penting daripada periode mana pun dalam beberapa dekade terakhir,” ujar Marles dalam sebuah pernyataan.

“Fregat serbaguna ini akan membantu mengamankan rute perdagangan maritim dan pendekatan dari utara kami, sebagai bagian dari armada tempur permukaan yang lebih besar dan mematikan.”

Shinjiro menyatakan bahwa koordinasi pertahanan yang lebih erat menjadi semakin penting karena Australia dan Jepang menghadapi “lingkungan keamanan yang semakin berat.”

Pemerintah Australia tahun lalu mengumumkan telah memilih Mitsubishi Heavy Industries untuk membangun armada kapal perang generasi berikutnya, setelah persaingan ketat antara perusahaan berbasis di Tokyo itu dengan Thyssenkrupp asal Jerman.

MEMBACA  Konflik Teh Terbesar Antara Britania dan Amerika Sejak ... Yah, Kamu Tahu

Australia telah berkomitmen pada anggaran militer rekor sebesar $305 miliar dalam dekade mendatang, sebagai bagian dari transformasi pertahanan menyeluruh yang bertujuan meningkatkan kekuatan angkatan laut negara itu ke tingkat yang belum terlihat sejak Perang Dunia II.

Berdasarkan rencana tersebut, belanja pertahanan Canberra akan meningkat menjadi 3 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada 2033, dari sekitar 2 persen saat ini.

Australia dan Jepang, dua sekutu terdekat Amerika Serikat, telah meningkatkan kerja sama militer dalam beberapa tahun terakhir di tengah keprihatinan bersama terhadap perubahan lingkungan keamanan regional, khususnya pengaruh China yang semakin besar. Tokyo dan Canberra juga merupakan anggota blok keamanan Quad yang dipimpin AS.

Tinggalkan komentar