Inggris mengatakan pihaknya melarang akses media sosial bagi mereka yang berusia di bawah 16 tahun.
Britania Raya menjadi negara terbaru yang menerapkan pembatasan ketat bagi kaum muda pengguna media sosial.
Perdana Menteri Keir Starmer menyatakan pemerintahannya akan memblokir akses bagi individu di bawah usia 16 taun.
Rencana ini juga mencakup pembatasan lebih lanjut pada platform permainan dan aplikasi siaran langsung.
Langkah ini mengikuti jejak negara-negara lain yang telah memperkenalkan kebijakan serupa dalam beberapa tahun terakhir.
Meskipun langkah ini disambut luas oleh banyak pihak, para kritikus berpendapat bahwa pelarangan menyeluruh semacam ini tidak akan efektif dan sulit ditegakan.
Namun, akankah kebijakan ini berhasil? Dan bagaimana cara penegakannya?
Pembawa acara: Scott McLean
Narasumber:
- Charlotte Armitage – Psikolog, psikoterapis, dan penulis buku Generation Zombie: Why Devices Are Harming Our Children and What We Can Do About It
- Paolo Gerbaudo – Sosiolog dan ahli teori politik di Universitas Complutense Madrid
- Bhargav Srinivasa Desikan – Pimpinan bidang AI dan teknologi di Autonomy Institute serta peneliti doktoral di Oxford Internet Institute
Diterbitkan pada 15 Juni 2026
Klik di sini untuk membagikan di media sosial
Bagikan
Tambahkan Al Jazeera di Google
info