Beberapa negara ancam tindakan atas blokade Iran terhadap jalur pelayaran.
Saat AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran lebih dari sebulan lalu, Teheran dengan cepat bergerak memblokir Selat Hormuz.
Sejak itu, Garda Revolusi mengizinkan beberapa kapal untuk transit. Namun mayoritasnya, sekitar 3.000 kapal, terdampar.
Artikel Rekomendasi
list of 3 items
end of list
Iran juga dituduh menyandera ekonomi global.
Pada Kamis, Inggris menjadi tuan rumah pertemuan 40 negara untuk membahas situasi ini.
Pertemuan itu tidak menghasilkan kesepakatan kongkrit, kecuali pengakuan bahwa konsultasi lebih lanjut diperlukan.
Lalu, bagaimana seharusnya Selat Hormuz dan rute pelayaran vital lainnya diatur di masa perang?
Pembawa Acara: Rishaad Salamat
Narasumber:
Hassan Ahmadian – Associate professor di Universitas Tehran
Rockford Weitz – Direktur program studi maritim di Fletcher School, Universitas Tufts
Craig Murray – Spesialis maritim dan mantan kepala seksi maritim di Kantor Luar Negeri Inggris
Diterbitkan Pada 3 Apr 20263 Apr 2026
Klik di sini untuk membagikan di media sosial
share2
google
Tambahkan Al Jazeera di Google
info