Kuba telah mengumumkan bahwa negara itu hampir kehabisan bahan bakar setelah berbulan-bulan mendapat tekanan yang semakin meningkat dari Washington.
AS memutus kiriman minyak dari Venezuela ke Kuba, lalu memberlakukan blokade minyak yang hampir total.
Akibatnya, bersama dengan jaringan energi Kuba yang sudah tua, terjadi pemadaman listrik meluas, kekurangan pasokan, dan krisis ekonomi yang makin parah.
Tujuan Washington adalah memaksa pemerintahan sosialis itu membuka perekonomian dan melakukan reformasi politik.
Donald Trump telah mengancam para pemimpin di Havana dengan aksi militer.
Jadi, apa yang menanti Kuba ke depannya?
Pembawa acara: James Bays
Tam:
- Rusing: Ni-cr ar,
adato akan ser Juh repres tives itae har po lis set tem ber.Bayi ini a but skucanyh
, ya sel.