117 Anjing Mati Ditemukan di Penampungan Hin tanan ‘Tanpa Membunuh’—Mayoritas Berluka Tembak

Pada hari Jumat, kantor sherif mengumumkan bahwa sisa-sisa utuh dari 117 ekor anjing ditemukan di dua area galian di properti tersebut, yang terletak di Fortuna, California — sekitar 288 mil (463 kilometer) di utara San Francisco.
Pencarian di fasilitas seluas 50 acre (20.000 meter persegi) juga mengarahkan penyidik pada 21 tengkorak anjing tambahan dan ratusan tulang lainnya. Otoritas menyatakan, enam microchip lepas ditemukan di lokasi galian lain di dekat tempat penemuan sisa-sisa tersebut.
Tujuh puluh bangkai menjalani rontgen dan ditemukan mengandung fragmen peluru. Menurut penyidik, pemeriksaan awal mengindikasikan penyebab kematian sebagian besar hewan itu adalah luka tembak.
Kantor sherif melaporkan bahwa ketika menggali di area utara ladang yang sama, penyidik menemukan lebih banyak bangkai anjig dalam tahap dekomposisi lanjutan.
Departemen tersebut juga mengungkapkan bahwa mereka menemukan sebuah lumbung yang dipercaya sebagai tempat “anjing-anjing itu kemungkinan besar dibunuh.”
Sebagian besar anjing yang mati telah dipasangi microchip, dan para analis sedang meninjau data dari microchip tersebut untuk mengidentifikasi anjing-anjing yang terkait.
Sebelum temuan baru di properti itu, Miranda menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa fasilitasnya adalah “tempat penampungan tanpa pembunuhan” (no-kill rescue) dan membantah tuduhan yang dimuat media serta disampaikan otoritas.
Ia mengatakan, tempat penampungan lain sering kali beralih ke fasilitas penampungan seperti miliknya sebagai upaya terakhir untuk hewan-hewan yang sulit ditempatkan. Ia menegaskan bahwa Miranda’s Rescue “adalah tempat penampungan tanpa pembunuhan.”
Ia juga menyatakan bahwa para pengelola hanya melakukan eutanasia dalam situasi langka, bukan “sekadar untuk mengosongkan ruang,” dan hanya ketika seekor hewan menderita kondisi terminal atau menimbulkan bahaya serius dan berkelanjutan bagi manusia atau hewan lain.
Kantor sherif meminta publik untuk bersabar selama proses penyelidikan berlanjut, seraya mencatat bahwa pengusutan ini kompleks dan ada banyak bukti yang harus diolah. Dalam penyelidikan yang telah berlangsung selama dua bulan ini, belum ada tuntutan yang diajukan.
“Jika terdapat bukti yang cukup untuk mendukung pelangganan terhadap kekejaman terhadap hewan, penipuan, atau hukum lain yang berlaku, kasus ini akan diserahkan kepada tim penuntut untuk ditinjau dan dipertimbangkan pengajuan tuntutan pidana,” demikian pernyataan departemen tersebut.

MEMBACA  Dapatkan Hadiah Liburan Tanpa Merusak Dompet dengan Diskon Liburan dari Walmart

Tinggalkan komentar