Sementara Wall Street masih kasih banyak duit ke raksasa AI kayak Nvidia, hedge fund kaya Whale Rock Capital Management mulai pindah haluan ke bagian lain dari pasar AI.
Di kuartal pertama, perusahaan investasi ini membuka posisi baru di tiga perusahaan AI infrastruktur yang kurang dikenal, dengan saham senilai $336 juta di Advanced Energy Industries, hampir $180 juta di Viavi Solutions, dan $394 juta di MKS. Mereka juga kurangi kepemilikan di Nvidia, menandakan pergeseran dari perusahaan besar yang ramai ke bisnis yang mendukung fase berikutnya AI.
Total transaksi $910 juta ini kalo diperhatiin, menujukan kalau founder Whale Rock, Alex Sacerdote, melihat potensi lebih besar di pemasok yang bikin ekspansi AI bisa jalan, bukan cuma pembuat chip yang sudah jadi pusat perhatian investor. AEIS bikin sistem tenaga canggih untuk produksi semikonduktor dan pusat data, VIAV spesialis di peralatan komunikasi dan jaringan optik, sama MKSI yang nyediain teknologi fotonik, vakum, dan proses penting buat rantai pasok semikonduktor.
Semua investasi ini reflekkin ide besar bahwa yang benar-benar untung dari perang AI mungkin justru perusahaan yang bangun infrastruktur pendukungnya. Ayo kita lihat lebih dalem.
Saham #1: Advanced Energy Industries
Berkantor di Denver, Colorado, Advanced Energy Industries adalah perusahaan teknologi konversi dan pengaturan tenaga presisi yang nyediain sistem kritis buat manufaktur semikonduktor, pusat data AI, alat industri, telekomunikasi, dan peralatan medis. Perusahaan ini makin dianggap sebagai yang paling diuntungin dari ledakan infrastuktur AI, terutama karena banyak terpapar ke pusat data skala besar dan semikonduktor canggih. Nilai pasar AEIS sekarang $12,92 miliar.
Saham AEIS naik 177,67% dalam setahun terakhir dan 55,85% tahun ini, jauh di atas S&P 500 yang cuma naik 26,85% setahun ini, pas investor milih pindah ke pemasok infrastriktur AI.
Sekarang saham ini diperdagangkan sekitar 43,90 kali dari pendapatan yang diharapin, naik di atas rata-rata industri dan sejarah sebelumnya.
AEIS keluar laporan kuartal pertama 2026 diawal Mei 2026, hasilnya melebihi dugaan. Pendapatan mereka $511 juta, naik 26%, dan laba per saham $2,09, naik 70%. Bosnya konsen ke pendapatan di pusat data komputting tercatat rekor yaitu $194,2 juta, naik lebih 100% dari tahun lalu karena ku tinggi dari AI dari seluruh infra tadi. Petingginya juga ngasih ramalan lagi – revence QT200 berikut dapat capai % terjemahan but dirubah, and some the predicted varien.