UnitedHealth Jalani Pemeriksaan, Saham UNH Hadapi Masalah Besar pada 2026. Analisis Pro dan Kontra Saat Ini.

Saham UnitedHealth Group (UNH) adalah salah satu saham kapitalisasi besar dengan kinerja terburuk di tahun 2025. Sepanjang tahun, harganya turun sekitar 33%.

Hal ini karena beberapa masalah, seperti tuduhan penipuan terkait cara mereka menagih, biaya medis yang lebih tinggi dari perkiraan — terutama di program Medicare mereka — dan hasil laba yang lemah. Ditambah lagi, CEO perusahaan tiba-tiba mengundurkan diri.

Tekanan juga datang dari komite Senat AS yang menyelidiki perusahaan. Mereka menemukan UnitedHealth pakai "taktik agresif" untuk mengumpulkan data diagnosis agar pembayaran Medicare Advantage mereka naik.

Laporannya menyimpulkan bahwa perusahaan asuransi ini telah "mengubah penyesuaian risiko menjadi bisnis, yang bukan tujuan awalnya."

The Wall Street Journal juga melaporkan bahwa beberapa diagnosis tambahan itu memicu pembayaran miliaran dolar dari pemerintah. Beberapa diagnosa tersebut dianggap meragukan atau tidak akurat. Bahkan, beberapa pasien dikatakan tidak pernah dirawat untuk kondisi tambahan itu.

Selain itu, UnitedHealth kembali diselidiki pemerintah federal. Mereka dituduh membayar ribuan dolar ke panti jompo untuk membatasi pemindahan penghuni yang sakit serius ke rumah sakit.

Namun, meski ada tantangan berat ini — dan kepercayaan publik yang menurun — banyak analis Wall Street tetap optimis pada saham ini.

UnitedHealth tampaknya percaya diri dengan masa depannya dan tetap membagikan dividen. Perusahaan baru saja membayar dividen triwulan sebesar $2,21 per saham. Ini adalah tahun ke-24 mereka membayar dividen. Yield dividen tahunannya sebesar 2,6%, lebih dari dua kali lipat yield S&P 500 SPDR (SPY) yang 1,05%.

Meski masalah berlanjut, analis Evercore ISI Elizabeth Anderson menyebut sebagian besar kekacauan ini sudah tercermin di harga saham. Dengan rating "Outperform" dan target harga $400, dia yakin 2026 adalah tahun stabilisasi. Dia juga bilang, seiring margin kembali normal dan eksekusi membaik, saham ini akan pulih.

MEMBACA  Skandal Korupsi Besar Melanda Sekutu Terdekat Zelensky

RBC Capital mengulang rating "Outperform" untuk UNH dengan target harga $408, karena percaya pada eksekusi strategi perusahaan. Analis Bernstein juga mengulang rating "Outperform" dengan target harga $444, karena valuasinya dinilai menarik.

Analis hati-hati optimis terhadap UNH jelang rilis laba kuartal empat pada 27 Januari.

Saat ini, Wall Street memperkirakan UnitedHealth akan melaporkan laba per saham (EPS) disesuaikan sebesar $2,09, turun sekitar 69% dari $6,81 tahun lalu. Untuk tahun fiskal 2025, UNH diperkirakan catat EPS disesuaikan $16,30 per saham, turun 41% dari $27,66 di tahun fiskal 2024. EPS disesuaikan diperkirakan tumbuh sekitar 8% menjadi $17,60 di tahun fiskal 2026.

Meski ada tantangan jangka pendek, analis berharap perubahan strategis dan dinamika pasar akan meningkatkan kinerja keuangan.

Secara keseluruhan, UNH mendapat rating "Moderate Buy" dari 26 analis. Dari jumlah itu, 16 memberi rating "Strong Buy", dua "Moderate Buy", tujuh "Hold", dan satu "Strong Sell". Saat ini, target harga rata-rata UNH adalah $396,61, yang artinya potensi kenaikan 16%. Target harga tertinggi adalah $444, yang berarti potensi kenaikan 30%.

Pada tanggal publikasi, Ian Cooper tidak memegang posisi (langsung maupun tidak langsung) di efek yang disebut dalam artikel ini. Semua informasi dan data dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasional. Artikel ini awalnya diterbitkan di Barchart.com.

Tinggalkan komentar