Tiongkok Diprediksi Luncurkan Stablecoin Yuan dalam Lima Tahun

China Diprediksi akan Luncurkan Stablecoin Yuan Dalam Lima Tahun

Menurut CEO Circle Internet Group (NYSE: $CRCL), China kemungkinan akan menerbitkan stablecoin yang didukung mata uang Yuan dalam lima tahun ke depan.

Jeremy Allaire menyatakan dalam sebuah wawancara baru-baru ini bahwa ada "peluang sangat besar" untuk stablecoin berbasis Yuan. Dia memprediksi China bisa meluncurkannya dalam tiga sampai lima tahun.

Sang CEO mengatakan bahwa pejabat di Beijing kemungkinan merasakan tekanan yang semakin besar untuk menerbitkan stablecoin seiring mata uang digital menjadi lebih terintegrasi ke dalam keuangan global.

Pemerintah China telah mengakui bahwa mereka sedang mengeksplorasi stablecoin tetapi belum berkomitmen pada cryptocurrency tersebut.

Namun, bahkan pengakuan terhadap stablecoin ini merupakan perubahan penting bagi China, yang telah melarang perdagangan dan penambangan cryptocurrency sejak 2021.

Allaire mengatakan bahwa stablecoin bisa lebih unggul dari mata uang digital bank sentral sebagai sarana internasionalisasi mata uang.

Dia juga mencatat bahwa stablecoin sekarang lebih diperlakukan bukan sebagai cryptocurrency spekulatif, tetapi lebih sebagai infrastruktur finansial untuk penyelesaian transaksi lintas batas.

Agar China berhasil meluncurkan stablecoin Yuan, Beijing perlu mengizinkan orang asing dan pasar untuk menukar mata uang China dengan bebas tanpa kontrol ketat pemerintah.

Tanpa konvertibilitas seperti itu, stablecoin yuan tidak mungkin, kata Allaire. Perusahaannya, Circle, menerbitkan stablecoin USD (CRYPTO: $USDC) yang dipatok ke dolar AS.

Hari ini, pasar stablecoin global bernilai sekitar $315 miliar AS. Token yang dipatok dolar dan diterbitkan swasta seperti USDC merupakan sebagian besar nilai total tersebut.

Saham CRCL telah naik 23% tahun ini menjadi $102,36 AS per lembar.

MEMBACA  Pasukan militer Israel mengatakan jasad sandera Elad Katzir berhasil ditemukan dari Gaza dalam serangan malam

Tinggalkan komentar