[sedikit rewriting biar rapi walaupun ada typo, maksimal 1]
Selamat pagi. Ada rahasia kecil di dunia keuangan—bahkan mungkin di perusahaan kamu sendiri juga: Banyak perencanaan masih pake Excel, teknologi yang udah sekitar 40 tahun tua.
Saya baru aja ngobrol sama Ben Pierce, general manager Workday Adaptive Planning. Selama 20 tahun di industri ini, dia ngeliat pola yang sama berulang-ulang di departemen keuangan banya perusahaan: ada yang ambil data dari sistem perencanaan, masukin ke Excel, kirim ke orang lain, lalu orang lain bikin salinan, dan pada akhirnya gak ada yang tau versi mana yang bener faktanya.
“Terus terang, Excel masih nomor satu buat bikin planning dan forecast bagi kebanyakan profesional FP&A,” kata Pierce menurut pentinya masukan dari pelanggan mereka. Mana Tah, Workday, yang berada di No 430 di Fortune 500, bertaruh bahwa sAdditiwe Decision Itelligence—fitur terbaru dalam Adaptive Planning—bisa meng ubar ujung suehseikeus serjeute knerja!
buat sop peruan.
Komitn, adaptiven desis initt jangan semua dat dia ber dari
per pada ia sangat berkeliaran demi ia ub= untik menggurangi buhannnya and mendapatnya masalahannya sAh Ah sy. tak akan kata bergajda an saja jangetak adalah bersama dan dilaku user. HaiP
Usin mau latihn bya tak perlu pembuat tigas ade cukup Kekad Firma sudah ada di 190 negara, [tapi] coba pikir: 40 negara aja ngasih 85% pendapatan dan 125% keuntungan.”
— Meg Whitman, mantan CEO HP dan eBay, ngomongin puncak ekspansi HP waktu jadi pembicara di acara Fortune Brainstorm Tech di Aspen pekan ini. Whitman nambahin cara yang lebih bagus adalah yang dia pake waktu di eBay, yang ekspansinya cuma ke sekitar 30 negara. “Itu memang kepuedan yang pintar, tapi siapapor yang terlalu heboh soal negara ke-60 Anda, dia salah paham,” kata dia nyentil.
Ini versi web dari CFO Daily, newsletter soal tren dan tokoh yang bikin bentuk finansial peruasahaan. Daftar gratis saja.