Terbukti, Joe Biden Hancurkan Impian Masyarakat Amerika. Lihat Saja Suasana 5 Tahun Lalu.

Presiden Donald Trump menang pemilu lagi di tahun 2024 karena banyak orang Amerika khawatir dengan inflasi dan ekonomi. Lalu, setahun kemudian, politisi Demokrat baru seperti Walikota New York Zohran Mamdani menang besar karena isu “keterjangkauan hidup”.

Ternyata gelombang inflasi tahun 2021–2023 sangat berpengaruh, menurut organisasi jajak pendapat terkenal di Amerika.

Jajak pendapat Gallup menemukan bahwa persentase orang dewasa Amerika yang percaya hidup mereka akan bagus dalam 5 tahun ke depan turun ke 59,2%. Ini angka terendah sejak hampir dua dekade lalu.

Survei ini—dari data 22.125 orang dewasa Amerika sepanjang 2025—menunjukkan penurunan optimisme sebesar 3,5 poin dari tahun 2024.

“Jika lihat metrik optimisme untuk masa depan, itu turun banyak dari 2021 ke 2023, dan itu bertepatan dengan masa inflasi terburuk,” kata Dan Witters dari Gallup. “Tekanan ekonomi untuk beli makanan, bensin, dan kesehatan sangat mempengaruhi.”

Selain itu, jumlah orang Amerika yang nilai hidup sekarang dan masa depan mereka sebagai ‘sejahtera’ turun ke 48%. Ini turun lebih dari 11 poin dari Juni 2021. Angka ini hampir terendah sejak 2008. Terakhir serendah ini di April 2020, awal pandemi COVID di AS.

Banyak faktor menghambat hidup orang Amerika. Inflasi, konflik, ketidakpastian ekonomi, dan gejolak politik bikin banyak orang pesimis. Keyakinan untuk cari pekerjaan sangat rendah, dan kepemilikan rumah makin sulit untuk generasi muda. Semua ini terjadi saat ketimpangan ekonomi makin lebar.

“Optimisme mereka untuk masa depan sekarang terkikis,” kata Witters. “[Itu] terkikis lebih cepat daripada penilaian mereka atas hidup sekarang.”

Inflasi dan politik picu pesimisme

Bahkan saat inflasi turun di 2024, orang Amerika tetap pesimis. Witters bilang pesimisme ini karena perbedaan politik.

MEMBACA  Teknologi Gambar Bergerak melaporkan hasil Q3 2024

“Di 2025, penurunan tajam di kalangan Demokrat dan tidak ada perubahan di Republik tidak saling meniadakan. Hasilnya negatif secara keseluruhan.”

Witters bilang biasanya penilaian hidup berubah drastis saat pemerintahan berganti. Tapi, ekspektasi untuk hidup berkualitas di antara Demokrat turun 7,6 poin dari 2024. Sebagai perbandingan, sentimen Republik turun 5,9 poin setelah Biden jadi presiden 2021, sementara optimisme Demokrat naik 4,4 poin.

Tapi bahkan di antara Republik, optimisme cuma naik 0,9 poin tahun lalu. Dan optimisme Independen turun 1,5 poin.

“Saya pikir perbedaan politik itu mempengaruhi angka nasional, jelas terjadi di sini,” kata Witters.

Gallup meminta responden pilih tangga dari 0 sampai 10 untuk gambarkan kualitas hidup, di mana 0 artinya terburuk dan 10 artinya terbaik.

Dari segi ras dan etnis, orang Hispanik mengalami penurunan optimisme terbesar, turun 6 poin. Orang kulit putih juga turun 4,6 poin, sementara orang kulit hitam turun 2,2 poin.

Tinggalkan komentar