Taruhan Besar Unilever di Piala Dunia: Membangun Cara Naikkan ‘Hasrat dalam Skala Besar’

Selamat pagi. Sekitar sepertiga dari perkiraan pendapatan FIFA sebesar 8,9 miliar dolar AS dari Piala Dunia 2026 berasal dari mitra resmi, sponsor, dan pendukung. Jumlah itu belum termasuk miliaran dolar yang akan dibayarkan oleh merek-merek seperti Adidas, Coca-Cola, Visa, Qatar Airways, Lenovo, Hyundai-Kia, Aramco, AB InBev, Bank of America, dan Verizon untuk melengkapi usaha mereka. Semua ini menjadi salah satu panggung pemasaran paling rumit di dunia.

Apa untungnya bagi sponsor? Iklan Nike yang bertabur bintang, “Rip the Script”, sudah ditonton 79 juta kali. Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa saham sponsor Piala Dunia mengungguli S&P 500 selama turnamen berlangsung. Berkaitan dengan pemain bintang juga membantu, misalnya penampilan luar biasa Argentina melawan Mesir yang memperkuat aura Lionel Messi.

Untuk wawasan lebih dalam, saya berbicara dengan Herrish Patel, presiden Unilever USA dan CEO Personal Care North America. Divisinya baru saja meluncurkan kemitraan olahraga terbesar mereka dengan menjadi sponsor resmi perawatan pribadi Piala Dunia. Patel bilang kesepakatan ini penting untuk membangun “keinginan dalam skala besar” di pasar AS.

Ia ingin menanamkan merek-merek legendaris dalam budaya. Kata Patel, “orang lebih percaya pada merek legendaris daripada institusi, tapi mereka ingin merek itu tetap relevan.” Ia pikir soal memenangkan rak sosial, rak digital, dan rak fisik. Contohnya tahun lalu ketika TikTok viral tentang bau badan di Coachella. Perusahaannya langsung menerbangkan spanduk yang bertuliskan, “SMELLS LIKE YOU NEED US – DOVE DEO.” Peringkat Dove naik 36 peringkat di Instagram dunia. Sekarang Unilever bagikan tiket dan produk edisi terbatas sambil bikin momen fandom lokal. “Ini soal menyambungkan merek dengan momen budaya,” kata Patel.

MEMBACA  Potensi Pasar $80 Miliar Ini Bisa Menjadi Pendorong Pertumbuhan Besar Berikutnya untuk Saham Nvidia

Patel juga pakai AI dan creator ekonomi. AI bisa mempercepat personalisasi untuk kelompok konsumen tertentu. Unilever punya hampir 6.500 kreator konten. Selama Piala Dunia, mereka akan bikin “House of Fresh” di Meksiko, New York, dan Miami untuk kreator dan influencer. “Kami mulai dengan media berbayar, lalu lihat berapa banyak liputan organik yang keluar. Biasanya jadi viral karena mengenai budaya,” ujarnya.

Berita kepemimpinan teratas – Berita AI menjadi bumerang produktivitas: CEO Scott Wu dari Cognition bilang perusahaan terlalu sibuk melacak pemakaian token AI sebagai ukuran produktivitas. Akibatnya, karyawan membuat bot seenaknya hanya untuk naik peringkat. Kata dia, ukuran ROI yang tepat adalah hasil akhir, bukan pemakaian.

Mantan bankir pimpin America’s Cup: Marzio Perrelli, mantan eksekutif Goldman Sachs dan HSBC, jadi CEO pertama America’s Cup Partnership sejak April. Ia ingin membangun gelanggang ini jadi acara permanen tahunan, dengan skala komersil seperti Formula 1.

Trump tingkatkan saham Dell: Saham Dell naik sampai 9% setelah Presiden Trump minta pengunjung acara saham untuk “membeli komputer Dell.” Gedung Putih bilang cuma promosi biasa, bukan untk memberitahu orang saham apa yang mesti dibeli. Tapi seorang mantan pengacara lhkan negara. S&P

Turunnya indeks saham – S&P 500 melemah 0,72% pagi ini, STOXX Europe 600 susut 1,4%, FTSE UK alami susut 2%. Jepang IK

Tinggalkan komentar