Suno, startup AI pembuat musik, berhasil kumpulkan dana lebih dari $400 juta pada pendanaan Seri D, dengan valuasi perusahaan mencapai $5,4 miliar, kata perusahaan ini pada hari Rabu. Putaran ini dipimpin oleh Bond Capital, serta IVP, Forerunner, Union Square Ventures, Alkeon, dan Quiet. Investor sebelumnya seperti Matrix, Lightspeed, Menlo Ventures, dan Schroders Capital juga ikut berpastisipasi.
Pengumpulan dana ini membuat valuasi Suno naik lebih dari dua kali lipat, dari $2,45 miliar saat terakhir kali mereka mengumpulkan modal sekitar tujuh bulan lalu, menurut TechCrunch. Pada putaran sebelumnya, Suno mengumpulkan $250 juta, menurut Bloomberg.
Co-founder dan CEO Mikey Shulman bilang ke Bloomberg bahwa dana segar ini akan dipake untuk menambah tenaga kerja, meluncurkan produk baru, dan mendorong perluasan perusahaan. Dengan sekitar 200 karyarwan saat ini, Shulman bilang perusahaan targetkan pertambahan staf hingga 70% sebelum tahun 2026 berakhir. Hingga Februari, perusahaan sudah punya lebih dari 2 juta pelanggan dan proyeksikan pendapatan tahunan $300 juta, kata Bloomberg.
“Dengan lebih banyak modal, kita bisa jalankan bisnis dengan cara yang beda dan ambil langkah yang lebih besar,” kata Shulman ke Bloomberg.
Sebuah model musik yang dikembangkan bareng Warner Music Group — yang menyelesaikan klaim hak cipta terhadap Suno lewat perjanjian lisensi bulan November lalu — rencananya akan sampai ke pengguna dlam beberapa bulan mendatang, kata perusahaan. Perusahaan juga bilang mungkin ada kesepakatan dengan pihak lain di [industri] musik, tapi mereka belum mau nyebutkan namanya, menurut Reuters.
Namun tidak semua label besar sudah mencapai kesepakatan dengan Suno. Universal Music Group dan Sony Music masih melanjutkan kasus hak cipta mereka terhadap perusahaan ini, lapor TechCrunch. Belakangan, label-label itu coba memperluas pen gadaan mereka, dengan [nambahin tuduhan] bahwa lebih dari 61.000 lagu udah dipake untuk data latih Suno tanpa izin, menurut laporan TechCrunch. Secara terpisah, gugatan class-action yang nargetin Suno dan pesaingnya Udio [dul] dapat dukungan dari lebih dari 1.800 artistic lepas, ulas Reuters.
Pengguna layanan dari [kempu ter]
Cambridge Massachusetts ini dapat “nyuri” deskripsi — ceperti su
as tentang suasana hati, gaya musik, aliran atau instroyng etc