Oleh Tatiana Bautzer
NEW YORK, 4 Feb (Reuters) – Startup dari Boston, EnFi, sedang mengumpulkan dana $15 juta dari dana modal ventura untuk memperbanyak penggunaan agen kecerdasan buatan. Agen ini menganalisis dan mengambil keputusan untuk aplikasi kredit.
Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Fintop, bersama Patriot Financial Partners, Commerce Ventures, Unusual Ventures dan Boston Seed Capital. Investor-investor ini terhubung dengan lebih dari 150 lembaga keuangan, kebanyakan adalah bank regional atau bank komunitas. Pendanaan ini membuat total dana yang dihimpun menjadi $22.5 juta.
Joshua Summers, salah satu pendiri dan CEO EnFi, mengatakan bank regional dan komunitas sulit mengisi posisi analis kredit. Ini membatasi jumlah aplikasi kredit yang bisa mereka tinjau. “Penggunaan agen kecerdasan buatan membuat bank-bank lebih kecil jadi jauh lebih kompetitif dalam hal kredit,” katanya dalam wawancara dengan Reuters. Dia menambahkan, bank-bank kecil punya ribuan posisi analis kredit yang kosong setiap saat.
Setiap bank menyesuaikan agen-agen ini dengan kebutuhan portofolio kredit spesifik mereka. “Saat agen-agennnya belajar, mereka membantu meningkatkan volume pinjaman dengan cepat,” kata Scott Weller, salah satu pendiri dan pejabat teknologi utama EnFi. Dalam beberapa kasus, analis kredit yang menggunakan agen ini mengusulkan penggunaan baru untuk mengurangi tugas-tugas rutin. Contohnya, memeriksa dokumen kredit untuk mencari ketidaksesuaian. Penggunaan kecerdasan buatan juga mempermudah pengecekan leverage, jaminan, dan riwayat kredit pemohon.
(Laporan oleh Tatiana Bautzer; Disunting oleh Andrea Ricci)