Seorang Pria Texas Hasut Investor Taruh Satu Juta Dolar untuk Usahanya, Tapi Uangnya Diboroskan untuk Apartemen Mewah

Carlos Desean Goodspeed yang berusia 45 tahun dari Dallas, memperkenalkan dirinya sebagai promotor konser yang ahli dalam menjual tiket panas dan suite mewah. Tujuh belas orang mempercayai bisnisnya, Straight Like That Entertainment, dengan total lebih dari $1 juta.

Bukannya membeli tiket artis seperti Ludacris untuk dijual lagi, Kejaksaan Amerika Serikat mengatakan Goodspeed menggunakan uang itu untuk belanja mewah atau bayar investor sebelumnya.

Sekarang, Goodspeed dihukum 75 bulan di penjara federal dan harus bayar ganti rugi $1,2 juta kepada 17 korbannya.

Saat sidang, salah satu investor bilang dia berharap untung dari konser ini bisa bantu keluarga yang sakit kanker. Saat uangnya tidak dikembalikan, dia terpaksa pinjam uang dan pakai kartu kredit untuk biaya pemakaman.

Korban lain mengirim $180.000 sekaligus ke Goodspeed untuk investasi tiket konser Tyler, the Creator. Goodspeed mengaku uang itu dipakai untuk sewa apartemen mewah, barang-barang mahal, dan tiket pesawat.

Jaksa AS Ryan Raybould berkomentar, “Korban sering kehilangan tabungan hidup dan menderita kerugian ekonomi dan pribadi yang parah karena penipuan investasi seperti ini.”

Dia menambahkan, “Menuntut hukuman penjara lama dan ganti rugi bagi korban adalah prioritas utama kantor saya.”

Agen Khusus FBI Dallas, R. Joseph Rothrock, juga memberi peringatan pada investor agar selalu teliti meneliti peluang investasi.

Data federal menunjukkan penipuan seperti ini makin meningkat di AS. Kerugian akibat semua jenis penipuan mencapai rekor $12,5 miliar pada 2024, naik 25% dari tahun sebelumnya.

Tapi penipuan investasi menyebabkan kerugian terbesar tahun itu — sekitar 48.000 laporan dengan total $6,6 miliar.

Cerita Berlanjut

Meski tidak ada data khusus untuk penipuan tiket konser, FTC melaporkan kerugian lebih dari $750 juta untuk penipuan lowongan kerja dan bisnis palsu di 2024.

MEMBACA  Pasar Sekunder Triliunan Rupiah untuk Pengembalian Bea Masuk Muncul Diam-diam, Dana Lindung Nilai Berpeluang Raih Untung Besar

Saat ini, FTC dan FBI paling khawatir dengan penipuan terkait cryptocurrency. Jenis penipuan ini menyebabkan kerugian $5,8 miliar dari sekitar 41.500 pengaduan.

Tapi apapun jenis penipuannya, caranya sering mirip. Jika tahu tanda peringatannya, kita bisa hindari jebakan seperti taktik Goodspeed.

Baca Lagi: 5 langkah penting mengatur uang setelah menabung $50,000

FINRA mempublikasikan daftar tanda peringatan penipuan investasi, beberapa terlihat dalam kasus Goodspeed.

Jika sebuah investasi menjanjikan keuntungan pasti atau konsisten tanpa resiko, itu mungkin palsu. Semua investasi punya resiko.

FINRA juga memperingatkan untuk hindari orang yang jual produk tidak terdaftar atau tidak punya lisensi keuangan yang bisa diverifikasi. Kita bisa cek keabsahan bisnis lewat BrokerCheck FINRA atau database Penasihat Investasi SEC.

Kerahasiaan berlebihan atau klaim “akses khusus” ke tiket konser adalah tanda bahaya besar lainnya. Penawaran eksklusif sulit diverifikasi investor.

FBI mengatakan penipu sering manipulasi psikologi untuk bangun kepercayaan dan agar korban tidak banyak bertanya. Jika seseorang menghindar atau terlalu agresif mendesak Anda “bertindak sekarang”, ada yang tidak beres.

Jika Anda curiga ada penipuan investasi, laporkan di IC3.gov dan portal TCR SEC. Anda juga bisa hubungi regulator sekuritas negara bagian dan polisi setempat.

Meski mungkin dapat uang kembali jika penipu tertangkap, tidak semua korban pulih dari skema ini.

Setiap kali pertimbangkan investasi baru, berhati-hatilah dan tuntut informasi yang sah untuk cegah penipuan.

Bergabunglah dengan 250.000+ pembaca dan dapatkan cerita terbaik Moneywise serta wawancara eksklusif — wawasan jelas yang dikurasi dan dikirim setiap minggu. Berlangganan sekarang.

Kami hanya mengandalkan sumber terverifikasi dan pelaporan pihak ketiga yang kredibel. Untuk detailnya, lihat etika dan panduan editorial kami.

MEMBACA  Indonesia bertujuan untuk mengurangi stunting menjadi 14,2 persen pada tahun 2029

U.S. Department of Justice (1); Congressional Research Service (2); Federal Trade Commission (3); FINRA (4); FINRA BrokerCheck (5); SEC Investment Adviser Public Disclosure (6); FBI (7); IC3.gov (8); SEC (9)

Artikel ini hanya menyediakan informasi dan bukan nasihat. Disediakan tanpa jaminan apapun.

Tinggalkan komentar