Saham International Business Machines (NYSE: IBM) hidup kembali dalam tiga tahun terakhir, nilainya naik lebih dari dua kali lipat. Ini tetap benar meski ada penurunan di tahun 2026 karena investor khawatir dampak kecerdasan buatan (AI) pada bisnisnya. Inilah mengapa sekarang mungkin masih waktu yang bagus untuk beli IBM jika kamu investor jangka panjang.
Alasan utama beli IBM sekarang, setelah penurunan baru-baru ini, adalah bisnis komputasi kuantum si raksasa teknologi. Kalau AI adalah bintang di Wall Street sekarang, teknologi kuantum siap untuk ikut, atau bahkan ambil alih, perhatian. AI butuh daya komputasi besar, dan kuantum punya potensi untuk tingkatkan daya komputasi yang tersedia secara sangat besar.
Namun, alasan beli saham IBM tidak terkait langsung dengan komputasi kuantum. Itu sebenarnya tanda dari cerita yang lebih besar. Untuk paham IBM, kamu perlu lihat kembali sekitar 100 tahun, ke awal berdirinya perusahaan.
Saat IBM mulai, mereka bikin barang seperti timbangan. Itu sangat jauh dari komputasi kuantum, dan itu poin pentingnya. IBM tidak muncul begitu saja; dia berevolusi dan berubah seiring waktu jadi bisnis seperti sekarang. Perusahaan ini sudah buktikan, berkali-kali, bahwa dia bisa ikuti teknologi yang dibutuhkan dan diinginkan pelanggan bisnisnya.
Tidak banyak perusahaan bisa bertahan selama IBM. Ini butuh budaya khusus yang hidup melampaui karyawan, generasi, atau teknologi tertentu. Saat ini, investor khawatir AI akan rugikan bisnis IBM. Mungkin dalam jangka pendek, tapi untuk jangka panjang, perusahaan ini sangat mungkin gunakan AI sebagai alat untuk layani pelanggannya lebih baik.
Kuantum adalah satu contoh bagaimana kekhawatiran soal AI mungkin berlebihan untuk IBM, mengingat kuantum kemungkinan akan kerja sama dengan AI. Tapi, ada cara-cara lebih kecil di mana AI kemungkinan akan membantu.
Misalnya, IBM berikan layanan ke perusahaan yang pakai sistem operasi lama, seperti COBOL. AI mungkin bisa atasi masalah kode dengan sistem seperti itu dengan cepat, tapi mungkin tidak bisa berikan logika bisnis dan alur proses yang spesifik yang dibutuhkan pelanggan untuk jalankan bisnisnya. Di sinilah konsultan manusia berperan. Dengan bantuan AI, IBM akan bisa kerja lebih cepat dan efisien.
Ada risiko nyata bahwa bisnis IBM akan terdampak negatif oleh AI dalam jangka pendek. Tapi, investasinya di teknologi generasi berikut seperti kuantum dan sejarah panjangnya berevolusi dengan sektor teknologi menunjukkan bahwa IBM akan tetap relevan dan berkembang untuk dekade-dekade mendatang.
Sebelum beli saham International Business Machines, pertimbangkan ini:
Tim analis Motley Fool Stock Advisor baru saja identifikasi apa yang mereka percaya sebagai 10 saham terbaik untuk investor beli sekarang… dan International Business Machines tidak termasuk salah satunya. 10 saham yang terpilih bisa hasilkan keuntungan luar biasa di tahun-tahun depan.
Ingat ketika Netflix masuk daftar ini pada 17 Desember 2004… jika kamu invest $1.000 saat rekomendasi kami, kamu akan punya $495.179!* Atau ketika Nvidia masuk daftar ini pada 15 April 2005… jika kamu invest $1.000 saat rekomendasi kami, kamu akan punya $1.058.743!
Perlu dicatat total rata-rata return Stock Advisor adalah 898% — mengalahkan performa pasar dibandingkan 183% untuk S&P 500. Jangan lewatkan daftar 10 teratas terbaru, tersedia dengan Stock Advisor, dan bergabunglah dengan komunitas investasi yang dibangun oleh investor individu untuk investor individu.
Lihat 10 sahamnya »*
*Return Stock Advisor per 21 Maret 2026.
Reuben Gregg Brewer punya posisi di International Business Machines. The Motley Fool punya posisi di dan merekomendasikan International Business Machines. The Motley Fool punya kebijakan pengungkapan.
1 Sinyal Jelas untuk Beli Saham International Business Machines Sekarang Juga awalnya diterbitkan oleh The Motley Fool.