Investor memang seharusnya hati-hati sama saham yang punya dividen yield tinggi. Walaupun return-nya kelihatan menarik di permukaan, investor harus ingat bahwa saham dividen yang bukan real estate investment trust (REIT) bisa ubah pembayaran dividen kapan saja. Lagipula, REIT punya kebebasan yang sama selama mereka bayar setidaknya 90% dari pendapatan bersih mereka sebagai dividen.
Fakta ini mungkin bikin investor bingung harus gimana dengan REIT bernama Realty Income (NYSE: O), saham populer di platform Robinhood Markets. Dikenal karena bagi dividen bulanan, dividen yield-nya 5% itu lebih dari empat kali lipat rata-rata S&P 500 yang cuma 1.2%. Apa return tinggi ini bikin pembayarannya terlalu bagus untuk jadi kenyataan? Mari kita lihat lebih dekat.
Akankah AI ciptakan triliuner pertama di dunia? Tim kami baru merilis laporan tentang satu perusahaan yang kurang dikenal, disebut “Monopoli Penting” yang sediakan teknologi kritis yang dibutuhkan Nvidia dan Intel. Lanjutkan »
Image source: Getty Images.
Realty Income punya lebih dari 15,500 properti dengan penyewa tunggal dan sewa bersih. Dalam kontrak ini, penyewa yang bayar asuransi, pajak properti, dan perawatan, sehingga pemilik dapat penghasilan tetap.
Selain itu, tingkat huniannya hampir 99%, artinya perusahaan selalu cari properti tambahan untuk beli atau kembangkan. Juga, karena daftar penyewanya termasuk perusahaan seperti Home Depot, Dollar General, dan Tractor Supply, basis kliennya stabil.
Portofolio properti itu danai dividen tahunan $3.24 per saham, dan pembayaran bulanannya naik setidaknya sekali per tahun sejak mulai tahun 1994. Hal ini bikin ekspektasi kenaikan dividen berkala, dan bisa turunkan kepercayaan ke saham ini kalau dividennya tidak naik setidaknya sekali setahun.
Karena itu, Realty Income kecil kemungkinan untuk potong dividennya kecuali mereka tidak mampu membayarnya. Untungnya, kemampuan bayar dividen sepertinya bukan masalah buat perusahaan ini.
Di kuartal ketiga 2025, mereka dapat $4.20 per saham dari pendapatan operasi (FFO), yaitu ukuran arus kas bebas REIT. Uang kas itu memungkinkan Realty Income untuk menutup dividen $3.24 per saham dan masih sisa uang untuk keperluan lain.
Investor juga harus catat bahwa harga saham yang lebih rendah itu meningkatkan dividen yield. Jadi, fakta bahwa saham Realty Income diperdagangkan diskon lebih dari 20% dari harga tertinggi sepanjang masa telah berkontribusi pada return dividen yang lebih tinggi.
Belum lagi, Fed sudah turunkan suku bunga beberapa bulan terakhir. Itu harusnya turunkan biaya kredit, bikin lebih banyak transaksi properti menguntungkan. Jadi, seiring laba naik, harga sahamnya juga harusnya naik, mungkin bikin Realty Income jadi salah satu saham dividen paling pintar untuk dibeli.
Pada akhirnya, Realty Income mampu pertahankan dividennya meskipun yield-nya 5%.
Memang, investor harus jadi hati-hati ketika lihat yield seperti itu, dan hanya karena saham populer di Robinhood bukan berarti investor harus beli.
Untungnya, pendapatan FFO Realty Income jauh melebihi biaya dividennya. Ditambah lagi, REIT ini tawarkan ke pemegang saham basis penyewa yang stabil, tingkat hunian tinggi, dan ekspansi terus. Oleh karena itu, investornya harusnya dapat manfaat dari dividen tinggi yang naik, dan seiring waktu, harga saham lebih tinggi karena suku bunga rendah.
Sebelum kamu beli saham Realty Income, pertimbangkan ini:
Tim analis Motley Fool Stock Advisor baru saja identifikasi apa yang mereka percaya sebagai 10 saham terbaik untuk investor beli sekarang… dan Realty Income tidak termasuk. 10 saham yang terpilih bisa hasilkan return monster di tahun-tahun mendatang.
Contohnya ketika Netflix masuk daftar ini tanggal 17 Desember 2004… kalau kamu invest $1,000 waktu rekomendasi kami, kamu akan punya $414,554!* Atau ketika Nvidia masuk daftar ini tanggal 15 April 2005… kalau kamu invest $1,000 waktu rekomendasi kami, kamu akan punya $1,120,663!*
Sekarang, perlu dicatat bahwa total rata-rata return Stock Advisor adalah 884% — performa yang jauh mengalahkan pasar dibandingkan 193% untuk S&P 500. Jangan lewatkan daftar 10 teratas terbaru, tersedia dengan Stock Advisor, dan bergabunglah dengan komunitas investasi yang dibangun oleh investor individu untuk investor individu.
*Return Stock Advisor per 14 Februari 2026.
Will Healy punya posisi di Realty Income. The Motley Fool punya posisi dan merekomendasikan Home Depot, Realty Income, dan Tractor Supply. The Motley Fool merekomendasikan opsi berikut: short April 2026 $55 calls pada Tractor Supply. The Motley Fool punya kebijakan pengungkapan.
Saham Robinhood Ini Punya Dividen Yield Trailing 5% — Apa Terlalu Bagus untuk Jadi Nyata? awalnya diterbitkan oleh The Motley Fool