Saham Kecerdasan Buatan (AI) Pilihan untuk Tahun 2026

Kalau kamu cari satu perusahaan yang paling inti di kecerdasan buatan (AI), Alphabet (NASDAQ: GOOGL) (NASDAQ: GOOG) adalah jawabannya. Perusahaan ini punya teknologi AI paling lengkap di dunia.

Mulai dari model bahasa besarnya (LLM) bernama Gemini, yang selalu dinilai terbaik. Gemini dipakai di berbagai bisnisnya, dari komputasi awan sampai mesin pencari. Mesin pencari masih bisnis terbesar Alphabet, dan di situ, Gemini sudah diintegrasikan. Ini termasuk fitur seperti Lens (pencarian visual) dan Circle to Search, serta AI Overviews. Dengan AI Mode, pengguna juga bisa ganti antara pencarian biasa dan chatbot AI penuh.

Semua ini bantu tingkatkan jumlah pencarian dan pertumbuhan pendapatan untuk Alphabet. Perusahaan ini punya keunggulan kuat karena mengontrol gerbang ke internet lewat browser Chrome dan sistem operasi Android, yang pangsa pasarnya lebih dari 70%. Selain itu, lewat kesepakatan bagi hasil dengan Apple untuk jadi mesin pencari default, mereka menjangkau banyak pengguna lain. Alphabet juga sudah setuju agar Gemini jadi mesin AI di belakang Apple Intelligence.

Sama pentingnya dengan Gemini, Alphabet juga sudah buat chip AI kustom kelas dunia namanya Tensor Processing Units (TPU). Chip ini dikembangkan lebih dari sepuluh tahun lalu dan sudah teruji, menjalankan banyak pekerjaan internal perusahaan. Mereka pakai chip ASIC kustom ini untuk melatih Gemini, yang beri keuntungan biaya lebih murah dibanding pesaing. TPU mereka lebih murah dan hemat energi dibanding GPU Nvidia. Ini ciptakan siklus positif, karena dengan penghematan biaya, mereka bisa investasi lebih banyak di infrastruktur AI untuk bangun model lebih baik dengan biaya lebih murah dan kembangkan bisnis komputasi awan. Alphabet rencana akan habiskan $175 hingga $185 miliar untuk infrastruktur pusat data tahun ini.

MEMBACA  Saham Kooth melonjak setelah memenangkan kontrak uji coba senilai $1,45 juta dengan sekolah-sekolah di New Jersey oleh Investing.com

Alphabet juga mulai izinkan beberapa pelanggannya pakai TPU mereka, ciptakan sumber pertumbuhan pendapatan baru. Morgan Stanley perkirakan Alphabet bisa dapat $13 miliar pendapatan untuk setiap 500.000 TPU yang dipakai pelanggan. Perusahaan ini juga lagi bicara dengan beberapa perusahaan *neocloud*, seperti Fluidstack, untuk perluas penggunaan TPU di luar Google Cloud.

Sebagai satu-satunya perusahaan yang punya LLM terdepan dan chip AI, Alphabet adalah salah satu perusahaan AI terpenting di dunia dan saham AI terbaik untuk dimiliki.

Sebelum beli saham Alphabet, pertimbangkan ini:

Tim analis Motley Fool Stock Advisor baru saja identifikasi 10 saham terbaik untuk investor beli sekarang… dan Alphabet tidak termasuk. 10 saham terpilih itu bisa beri keuntungan sangat besar dalam tahun-tahun datang.

Contohnya ketika Netflix masuk daftar ini tanggal 17 Desember 2004… kalau kamu investasi $1.000 waktu rekomendasi kami, kamu akan punya $445,995!* Atau ketika Nvidia masuk daftar tanggal 15 April 2005… investasi $1.000 waktu itu akan jadi $1.198.823!*

Perlu dicatat, rata-rata total return Stock Advisor adalah 927% — jauh mengalahkan performa S&P 500 yang 194%. Jangan lewatkan daftar 10 terbaru yang tersedia dengan Stock Advisor, dan bergabunglah dengan komunitas investasi yang dibangun oleh investor individu untuk investor individu.

Lihat 10 sahamnya »

*Return Stock Advisor per 27 Februari 2026.

Geoffrey Seiler punya posisi di Alphabet. The Motley Fool punya posisi dan merekomendasikan Alphabet, Apple, dan Nvidia. The Motley Fool punya kebijakan pengungkapan.

Senjata Rahasia Wall Street: Saham Kecerdasan Buatan (AI) untuk 2026 Ini originally diterbitkan oleh The Motley Fool

Tinggalkan komentar