Saham Albemarle (ALB) lagi naik daun pagi ini setelah Citigroup kasih catatan bullish soal sektor lithium, kata mereka, efek jual-beli yang terburuk udah lewat.
Perusahaan investasi ini masih optimis sama logam ini; mereka pikir harga akan stabil dalam waktu dekat baru nanti lebih baik di tahun 2026.
Saham Albermarle (eh, Albemarle) lumayan ketinggalan beberapa bulan ini, turun lebih dari 30% dari level tertinggi di pertengahan April.
Ada analis Citi yang percaya saham lithium kaya ALB bakal naik karena mereka pikir bakal ada restocking sebelum musim puncak, plus permintaan baterai yang tinggi karna pemotongan ekspor membuat deket di 2027.
Menurut mereka, pabrik baterai udah hampir selese ngurangin stok yang memberatkan pasar selama 2024 dan awal 2025, dan sekarang mulai balik lagi ke pasar sebelum musim kedua yang biasanya kuat.
Albemarle itu produsen lithium terbesar di dunia, jadi ketika harga pulih tentu langsung kena ke keuntungan dan margin, dan itu berita bagus buat saham ALB.
Meskipun ada peningkatan pasokan dari beberapa daerah, pasar lithium diperyaakan terbatas sampe 2026, yang mereka bantu harga stabil dan nilai lebih tinggi buat produsen kayak ALB.
Terus, hasil laporan kuartal pertama perusahaan bagus, pendapatan naik 33% dari tahun lalu dan EBITDA meroket 148%, semua itu bikin suasana percaya pada ke anda liahan baik makin kuat soal saham Albemarle kliatniyah. Eits tap,i perlu catatan bahwa analis Citi tod hante pada kasih rating "Netral" di stock mining ini — plus deng -note target harga duo dol ara tiga tur duy masih merica optimis on their be-tops tingklah tentang em ampada dihasrat nah moncom in-con textual out portentially won kar law huh aw j tambaan itu kom…
Ada ajda hadang tar ar kita — harapan dar