Rival Elon Musk? Ray Kurzweil Raih Kesepakatan $100 Juta untuk ‘Beyond Imagination’ Saat Tesla, Nvidia, dan Meta Berlomba Kembangkan Robot Humanoid Berbasis AI

Ray Kurzweil, seorang futuris AI yang terkenal karena meramalkan munculnya singularitas, sedang mengambil langkah besar untuk mengubah fiksi ilmiah menjadi kenyataan industri. Perusahaan robot humanoidnya, Beyond Imagination, telah mendapatkan investasi $100 juta dari Gauntlet Ventures dalam putaran Series B, yang membuat valuasi startup ini mencapai $500 juta, menurut laporan Reuters.

Beyond Imagination didirikan bersama ilmuwan, pengusaha, dan sutradara Harry Kloor. Perusahaan ini sedang membangun Beomni, robot humanoid canggih yang dikembangkan untuk digunakan di lingkungan industri dengan permintaan tinggi, seperti disebutkan di situs web mereka. Reuters juga menyebutkan bahwa startup ini sedang mengerjakan sistem operasi universal bernama Aura, yang dirancang untuk mempermudah komunikasi dan fungsionalitas antara manusia, robot, dan mesin lama.

Jangan Lewatkan:

Visi Kurzweil tentang masa depan yang didominasi mesin cerdas perlahan bergeser dari buku-buku ke lini produksi. Prediksinya bahwa AI akan melampaui kecerdasan manusia pada 2045 sempat mengejutkan banyak orang, kata Reuters. Menurut Bloomberg, startup AI mengumpulkan rekor pendanaan $97 miliar pada 2024 saja, menjadikan AI sebagai sektor yang paling banyak didanai di dunia modal ventura.

Oliver Carmack, salah satu pendiri Gauntlet Ventures, mengatakan mereka mendukung Beyond Imagination karena kemampuan perusahaan ini dalam mengatasi masalah global: kekurangan tenaga kerja terampil. Robot mereka, dengan adaptabilitas berbasis AI, ditargetkan untuk industri seperti farmasi, pembuatan chip, dan perakitan mobil—sektor yang membutuhkan presisi tinggi dan dukungan tenaga kerja jangka panjang.

Beyond Imagination saat ini sedang menguji robot humanoidnya dan mencari mitra perusahaan untuk penerapan di lingkungan industri. Tujuannya adalah merevolusi manufaktur AS melalui otomatisasi berbasis AI, menurut Reuters.

Trending:

Perusahaan ini juga didukung oleh nama-nama besar. Dewan penasihatnya termasuk mantan CEO Qualcomm Paul Jacobs, pembicara motivasi Tony Robbins, dan mantan Ketua Paramount Pictures Jim Gianopulos.

MEMBACA  China menawarkan insentif bagi produsen mobil Jerman jika UE menghapus pembatasan pada mobil listrik China.

Dukungan ini, ditambah investasi $100 juta dari Gauntlet, membuat Beyond Imagination menonjol di pasar yang penuh dengan startup robotika. Gauntlet Ventures adalah satu-satunya investor dalam putaran Series B ini, menunjukkan keyakinan besar pada visi Kurzweil dan potensi komersial perusahaan.

Pendanaan terbaru ini datang saat banyak perusahaan besar memasuki atau memperluas divisi robotika mereka, seperti robot Optimus milik Tesla, sistem AI Meta, dan alat pengembangan Nvidia. Perusahaan Kurzweil memposisikan Aura sebagai sistem yang dapat menghubungkan manusia, robot, dan mesin lama.

Meski begitu, kemajuan di bidang robotika masih lebih lambat dibandingkan AI berbasis percakapan. Menurut Vox, robot fisik masih tertinggal karena harus belajar langsung dari dunia nyata, tidak seperti model bahasa yang bisa dilatih secara paralel menggunakan data dari internet.

Dengan modal segar dan strategi AI yang fokus pada penerapan industri, Beyond Imagination mungkin akan memimpin perubahan besar dalam otomatisasi industri.

Baca Selengkapnya:

Gambar: Shutterstock

© 2025 Benzinga.com. Benzinga tidak memberikan saran investasi. Semua hak dilindungi.