Prakiraan Saham Perusahaan Starbucks (SBUX)

The stock market has been volatile in April, with tariffs and tariff talk driving much of the movement. The market has rallied as the Trump administration has softened its tone on tariffs and negotiations continue with various countries. The market has also reacted positively to a reversal from President Trump regarding the Fed chairman. However, investors are not celebrating the comeback in stocks, as market bravado seems to have disappeared. Key tariff negotiations are ongoing, but events such as the outcome of elections in Canada could impact the market.

In terms of sector performance in the second quarter of 2025, there has been a shift in leadership compared to the first quarter. Information Technology and Utilities are among the best-performing sectors, while Energy and Healthcare have given back gains from the first quarter. Only four sectors are positive year to date, with the remaining sectors in the negative.

The 1Q25 earnings scorecard has improved, with blended EPS growth estimates ticking higher as more companies report earnings. About 73% of companies have surpassed Street expectations, with the magnitude of the EPS beat also increasing. Itu lebih baik dari rata-rata jangka panjang 7% dan sekarang juga lebih baik dari rata-rata jangka menengah 9%. Beberapa perusahaan komponen Layanan Komunikasi besar dan terkenal – Alphabet, Netflix, dan Comcast – telah memberikan kejutan EPS positif yang kuat dan bertanggung jawab atas sebagian besar peningkatan kumulatif. Enam atau tujuh sektor melaporkan pertumbuhan EPS positif untuk kuartal pertama 2025, dan empat atau lima sektor mengalami penurunan tahun ke tahun. [Agen yang berbeda menggunakan metrik yang sedikit berbeda, menjelaskan perbedaan dalam pengukuran laba.] Semua agen pengumpulan laba setuju bahwa Energi memiliki performa EPS terburuk untuk musim 1Q25 hingga saat ini, dengan penurunan berkisar tinggi. Harapan bahwa Energi w

MEMBACA  Prakiraan Cuaca untuk Kamis, 23 Oktober 2025Jabodetabek Diprakirakan Diguyur Hujan

Kinerja EPS 1Q25 ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi yang kuat setelah masa-masa sulit akibat pandemi global. Meskipun masih ada beberapa sektor yang mengalami penurunan, namun adanya beberapa sektor yang menunjukkan pertumbuhan positif menunjukkan bahwa ada potensi untuk pemulihan yang lebih luas. Perusahaan-perusahaan besar seperti Alphabet, Netflix, dan Comcast memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kinerja EPS secara keseluruhan.

Perusahaan-perusahaan di sektor Energi tampaknya masih mengalami tekanan yang signifikan, dengan penurunan EPS yang mencapai angka dua digit. Hal ini menunjukkan bahwa sektor Energi masih memiliki tantangan yang harus dihadapi dalam menghadapi kondisi pasar yang tidak menentu. Namun, dengan adanya beberapa sektor lain yang mengalami pertumbuhan positif, ada harapan bahwa sektor Energi juga dapat pulih dalam jangka waktu yang lebih lama.

Secara keseluruhan, kinerja EPS untuk kuartal pertama 2025 menunjukkan kombinasi dari hasil positif dan negatif di berbagai sektor. Meskipun masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, namun adanya pertumbuhan positif dalam beberapa sektor menunjukkan bahwa ada potensi untuk pemulihan ekonomi yang lebih kuat di masa depan. Dengan terus memantau perkembangan kinerja perusahaan dan sektor-sektor tertentu, investor dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam mengelola portofolio investasi mereka.