Penyelidikan pidana yang sudah tiga bulan nahan pencalonan ketua Federal Reserve akhirnya selesai—setengahnya sih.
Jaksa AS untuk District of Columbia, Jeanine Pirro, ngumumin hari Jumat bahwa kantornya tutup penyelidikan ke Jerome Powell dan renovasi kantor pusat Federal Reserve di Washington. Masalahnya udah dilimpahin ke inspektur jenderal bank sentral.
“Pagi ini Inspektur Jenderal untuk Federal Reserve udah diminta untuk selidikin biaya pembangunan yang membengkak – dalam miliaran dolar – yang ditanggung pembayar pajak,” tulis Pirro di X. “IG punya wewenang untuk bikin Federal Reserve bertanggungjawab ke pembayar pajak AS.”
Keputusan ini bisa hilangin halangan besar buat Kevin Warsh, calon pilihan Presiden Donald Trump untuk gantiin Powell setelah masa jabatannya abis 15 Mei.
Senator Thom Tillis, anggota Partai Republik dari North Carolina yang duduk di Komite Perbankan Senat, udah janji bakal blokir konfirmasi Warsh selama penyelidikan DOJ masih jalan. Dia nyebut investasi ini “lemah” dan “nggak serius,” dan bilang itu serangan ke independensi Federal Reserve. Partai Republik punya keunggulan 12-10 di komite itu, jadi satu suara Tillis cukup buat bikin buntu 11-11.
Tillis sama Dewan Gubernur Federal Reserve nggak langsung ngebales permintaan komentar dari Fortune.
Pembalikan Pirro ini kejutan banget. Beberapa hari lalu, dia bilang ke wartawan di Rabu, “nggak bakal mundur,” dan siap banding atas putusan yang hancurin dua surat panggilannya ke Federal Reserve.
Penyelidikan ini fokus ke biaya renovasi dua gedung Federal Reserve bersejarah, yang naik dari $1.9 miliar di 2023 ke $2.5 miliar di 2025. Powell katan dia sendiri, investigasi itu cuma trik tekanan biar Federal Reserve potong suku bunga lebih cepet dari yang mereka pikir perlu.
Apa pengumuman Pirro ini beneran selesaiin masalahnya? Mungkin Tillis bakal lepasin bloknya dan dorong Warsh keluar dari komite. Tapi nggak jelas juga apa ini kasih apa yang jadi prioritas Trump lainnya: Powell keluar lebih awal dari Dewan Gubernur Federal Reserve, kursi yang dia punya sampe 2028.
Powell udah bilang dia nggak bakal pergi sampe penyelidikan “bener-bener beres,” tapi Pirro ninggalin pintu terbuka lebar.
“Catat, gue nggak bakal ragu buat mulai lagi penyelidikan pidana kalo faktanya butuh begitu,” tulisnya.