Perusahaan Petrobras udah mulai produksi minyak di proyek Búzios 8 menggunakan unit FPSO P-79 di ladang Búzios, yang ada di lapisan pre-salt Cekungan Santos, Brasil.
Awal produksi ini lebih cepet dari yang direncanakan di Rencana Bisnis perusahaan untuk 2026–2030.
P-79, yang sampe di Brasil dari Korea Selatan bulan Februari tahun ini, adalah platform produksi kedelapan yang beroperasi di ladang Búzios. FPSO ini bisa ngolah 180.000 barel minyak dan kompres 7,2 juta meter kubik gas setiap hari.
Penambahan ini ningkatin total kapasitas produksi minyak terpasang di ladang Búzios jadi sekitar 1,33 juta barel per hari.
Proyek Búzios 8 juga diperkirakan bakal nambah pasokan gas Brasil sampe 3 juta meter kubik per hari lewat koneksi ke pipa gas ROTA 3.
FPSO P-79 tiba di tempat tujuan dengan membawa tim komisioning dan operasional. Menurut Petrobras, perjalanan ini menghilangkan kebutuhan buat berhenti di perairan Brasil yang terlindung, dan bantu ningkatin keselamatan, keandalan, serta kesiapan operasional dengan memungkinkan komisioning sistem dilanjutkan selama perjalanan.
Desain FPSO ini bertujuan buat ningkatin efisiensi operasional dan ngurangin emisi.
Sebagai bagian dari proyek Pengembangan Produksi Búzios 8, platform ini terhubung ke 14 sumur. Pengembangannya termasuk delapan sumur produksi dan enam sumur injeksi, masing-masing pakai sistem penyelesaian cerdas buat kontrol produksi yang optimal.
Unit ini akan menggunakan pipa kaku buat produksi, injeksi, dan ekspor gas, sementara pipa fleksibel dipake buat jalur servis, mendukung rencana produksi kapasitas tinggi dari sumur-sumur ladang ini.
Ladang Búzios, yang ditemukan tahun 2010, berlokasi 180 km dari pantai Rio de Janeiro di perairan ultra-dalam lebih dari 2.000 meter. Katanya ini ladang minyak pre-salt air dalam terbesar di dunia.
Ladang ini dioperasikan oleh konsorsium yang mencakup Petrobras sebagai operator, dengan CNOOC dan CNODC sebagai mitra China. PPSA mengawasi manajemen perjanjian bagi hasil produksi dalam konsorsium.
Tahun lalu, Búzios mencapai produksi lebih dari 1 juta barel per hari.
Operasi yang udah ada di Búzios selain kapal baru ini termasuk FPSO P-74, P-75, P-76, P-77, Almirante Barroso, Almirante Tamandaré, dan P-78 yang mulai beroperasi bulan Desember 2025.
FPSO tambahan, seperti P-80, P-82, dan P-83, lagi dibangun, dan kontrak untuk Búzios 12 masih dipertimbangkan.
Kalo semua unit selesai, ladang ini bakal punya 12 FPSO total.
Pada Januari 2026, Petrobras dan mitra-mitranya udah mulai produksi minyak di proyek Búzios 6 lewat unit FPSO P-78 di ladang Búzios.