Perubahan Baterai General Motors — Ubah Sepenuhnya Masa Depan Saham GM

General Motors (GM) lagi jadi sorotan setelah ada klaim kalau perusahaan mobil ini mungkin lagi mikir ulang soal teknologi baterai kendaraan listrik. Banyak produsen pake baterai lithium-iron-phosphate (LFP) yang lebih murah; tapi GM kayanya percaya baterai lithium-manganese-rich (LMR) bakal jadi masa depan.

Masalah ini penting karena efisiensi biaya baterai itu faktor utama saat bikin strategi produksi EV. Saingan makin ketat, jadi pabrikan cari cara bikin mobil listrik lebih murah tapi tetap punya jangkauan dan performa bagus. Kelihatannya pernyataan GM nunjukin kalo kimia LMR bisa kasih kelebihan dibanding LFP dalam jangka panjang.

Tentang Saham General Motors

General Motors Corporation adalah salah satu pabrikan mobil terkemuka di dunia. Mobil GM termasuk merek Chevrolet, GMC, Cadillac, dan Buick. Perusahaan ini punya nilai pasar $73.5 miliar.

Saham GM udah naik sih tahun lalu. Baru-baru ini harga sekitar $84, naik hampir 76% dibanding harga terendah tahun ini $47.63. Sahamnya hanya sedikit ($3.68) di bawah level tertinggi tahunan $87.62. Kinerja GM lebih baik dari pasar saham tahun ini karena untung tinggi, beli kembali saham agresif, dan alokasi modal bagus.

Salah satu hal menarik dari saham GM adalah nilai valuasinya. Perusahaan ini dijual cuma 6.3x laba masa depan dan 7x laba historis. Rasio harga/penjualan dan harga/buku 0.39x dan 1.13x keliatan murah dibanding pesaing otomotif/industri. Juga rasio PEG 0.41 menandakan prediksi pertumbuhan laba analis belum sepenuhnya dihitung.

Lagi pula, GM bayar dividen tahunan $0.18 per saham. Pembayaran kuartal berikutnya $0.045 dijadwalkan 18 Juni 2026.

General Motors Cetak Laba

MEMBACA  Oracle Hapus 29.000 Pekerjaan & Wall Street Mengadakan Pesta

Tinggalkan komentar