Krispy Kreme terkenal dengan donatnya, tapi bisnis mereka masih punya masalah.
Dari sisi saham, performa Krispy Kreme lebih buruk dari pasaran. Mereka juga susah dapat keuntungan yang stabil.
Perusahaan ini sudah punya beberapa rencana untuk perbaikan, tapi rencana-rencana itu butuh bukti lebih jelas supaya bisa dipercaya.
10 saham yang kami lebih suka dari Krispy Kreme ›
Donat. Kita semua suka donat. Tapi, donat tidak selalu jadi investasi yang bagus. Beberapa usaha donat berjalan baik, sementara yang lain sedang kesulitan. Krispy Kreme (NASDAQ: DNUT) mendapat uang dari penjualan donatnya yang terkenal, juga kopi dan minuman lain. Rantai toko ini sudah ada lama, tapi beberapa tahun terakhir mereka kesulitan mencari kestabilan dalam hal keuntungan.
Saham ini tidak berkinerja baik. Harga sahamnya turun lebih dari 77% dalam lima tahun terakhir. Sementara itu, indeks S&P 500 naik lebih dari 85%. Enam bulan terakhir agak berbeda, karena penurunan besar harga saham Krispy Kreme sepertinya bikin investor tertarik lagi untuk beli, padahal kondisi keuangan perusahaan agak melemah. Secara total, sahamnya naik 46,8% dalam enam bulan terakhir.
Selama lima tahun terakhir, perusahaan ini kebanyakan rugi. Rantai donat/kopi ini rugi di tahun 2020, 2021, 2022, dan 2023. Baru berubah di 2024, tapi untung bersihnya cuma kecil, $3,1 juta, dari pendapatan bersih $1,67 miliar.
Di tahun 2025, tiga kuartal pertama agak sulit. Pendapatan bersih turun 10,39% menjadi $1,13 miliar. Pendapatan turun parah dan jadi rugi bersih sekitar $488 juta untuk Krispy Kreme. Tahun sebelumnya di periode yang sama, mereka untung $25,5 juta. Secara total, Krispy Kreme rugi $2,86 per saham terdilusi dalam sembilan bulan pertama 2025.
Sumber gambar: Getty Images.
Karena perubahan-perubahan ini, neraca keuangan mereka terdampak. Meski total uang tunai naik sedikit jadi $30,7 juta di kuartal ketiga, total ekuitas turun besar. Ekuitas pemegang saham turun 41% menjadi $693,8 juta.
Perusahaan sedang melakukan beberapa inisiatif untuk coba memperbaiki bisnis. Ini termasuk refranchising, yang katanya bisa tingkatkan fleksibilitas keuangan. Bagian dari rencana ini adalah meningkatkan pengembalian modal Krispy Kreme lewat refranchising tadi dan memanfaatkan aset yang ada. Perusahaan juga bilang ingin memperbesar margin lewat langkah seperti outsourcing logistik di AS.
Bagian keempat dan terakhir dari rencana perbaikan ini adalah “mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan menguntungkan.” Yang ini terdengar agak umum, karena setiap perusahaan seharusnya mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan menguntungkan.
Sebelum beli saham Krispy Kreme, kamu perlu putuskan apakah kamu percaya bahwa langkah-langkah perbaikan ini akan berhasil. Rencananya terlihat agak kurang jelas untuk pelaksanaannya.
Sebelum kamu beli saham Krispy Kreme, pertimbangkan ini:
Tim analis Motley Fool Stock Advisor baru saja mengidentifikasi 10 saham terbaik untuk dibeli investor sekarang… dan Krispy Kreme tidak termasuk di dalamnya. 10 saham yang terpilih bisa berikan keuntungan besar di tahun-tahun depan.
Coba lihat ketika Netflix masuk daftar ini tanggal 17 Desember 2004… kalau kamu invest $1.000 waktu rekomendasi kami, kamu bisa dapat $513.353!* Atau ketika Nvidia masuk daftar tanggal 15 April 2005… investasi $1.000 waktu itu bisa jadi $1.072.908!*
Perlu diingat, rata-rata total return Stock Advisor adalah 965% — jauh lebih baik dari S&P 500 yang hanya 195%. Jangan lewatkan daftar 10 teratas terbaru, tersedia dengan Stock Advisor, dan bergabunglah dengan komunitas investasi yang dibangun oleh investor perorangan untuk investor perorangan.
*Return Stock Advisor per 8 Desember 2025
David Butler tidak memegang saham yang disebutkan. The Motley Fool juga tidak memegang saham yang disebutkan. The Motley Fool punya kebijakan pengungkapan.
Baca Ini Sebelum Membeli Saham Krispy Kreme awalnya diterbitkan oleh The Motley Fool