Pendiri Supermicro Ditangkap atas Dugaan Penyelundupan GPU Senilai $2,5 Miliar ke Tiongkok

Agen federal menangkap eksekutif AI terkemuka

Pada hari Kamis, agen federal Amerika menangkap Yih-Shyan "Wally" Liaw. Dia adalah eksekutif penting di Silicon Valley yang ikut mendirikan perusahaan Supermicro pada tahun 1993. Dia juga teman dekat CEO perusahaan, Charles Liang.

Menurut Departemen Kehakiman AS, Liaw (71 tahun) dan dua orang lainnya dituduh bekerja diam-diam untuk mengirim server AI Supermicro senilai miliaran dolar ke Tiongkok. Ini melanggar hukum ekspor AS. Dua tersangka lainnya adalah Ruei-Tsang "Steven" Chang (manajer umum Supermicro di Taiwan) dan Ting-Wei "Willy" Sun. Chang masih buron, sedangkan Sun sudah ditahan.

Modus pengiriman rahasia

DOJ menyatakan antara tahun 2024 dan 2025, Liaw dan Chang mencari pembeli di Tiongkok yang menginginkan server berisi chip GPU langka. Caranya: mereka menyuruh perusahaan di Asia Tenggara (namanya tidak disebutkan) untuk memesan server dari Supermicro seolah-olah untuk dipakai sendiri.

Server itu dirakit di AS, dikirim ke fasilitas Supermicro di Taiwan, lalu dikirim ke perusahaan Asia Tenggara tadi. Setelah itu, server tersebut dikirim ke perusahaan logistik yang akan membuang kemasan aslinya dan memasukkan server ke kotak biasa sebelum dikirim ke Tiongkok.

Tipu muslihat dengan server palsu

Agar tidak ketahuan tim compliance Supermicro, para tersangka dan eksekutif perusahaan Asia Tenggara itu membuat dokumen dan komunikasi palsu. Mereka mau buktikan bahwa perusahaan Asia Tenggara itu adalah pembeli asli. Dalam dua tahun, perusahaan itu membeli server Supermicro senilai $2.5 miliar.

Bahkan, pada periode tiga minggu di April-Mei 2025, server senilai setengah miliar dolar yang dirakit di AS langsung dikirim ke Tiongkok. Untuk menutupi ini, mereka menaruh ribuan server palsu (replika fisik asli) di gudang tempat server tersebut seharusnya disimpan. Server aslinya sudah dikirim ke Tiongkok.

MEMBACA  Saham Nvidia Dan Saham Lainnya Diperkirakan Akan Melipatgandakan Pendapatan

Kamera pengintai merekam Sun dan seorang lainnya membuka kotak server palsu, menggunakan pengering rambut untuk memindahkan stiker nomor seri ke kotak server palsu, lalu mengemasnya kembali agar terlihat asli. Server palsu ini juga dipakai untuk menipu audit dari Departemen Perdagangan AS.

Tindakan perusahaan

Supermicro menyatakan mereka bukan terdakwa. Liaw yang merupakan anggota dewan dan wakil presiden senior, telah diberhentikan sementara. Chang juga diberhentikan, dan Sun (yang masih buron) dipecat dari perannya sebagai kontraktor. Supermicro mengatakan mereka bekerja sama dengan penyelidikan pemerintah.

Juru bicara Nvidia (perusahaan chip yang dekat dengan Supermicro) tidak berkomentar apakah GPU yang dipakai adalah buatan Nvidia. Mereka menyatakan kepatuhan hukum adalah prioritas utama.

Latar belakang masalah

Supermicro punya sejarah masalah. Sahamnya sempat dihentikan perdagangannya pada 2018 karena masalah akuntansi. Liaw sendiri pernah mengundurkan diri tahun itu, tapi kembali pada 2021.

Pada Agustus 2024, penjual short (short-seller) Hindenburg menerbitkan laporan kritis tentang akuntansi perusahaan. Auditor Supermicro, Ernst & Young (EY), mengundurkan diri secara tiba-tiba pada Oktober 2024 karena tidak bisa lagi percaya pada pernyataan manajemen.

Hubungan keluarga dan bisnis

Liaw adalah teman dekat pendiri Supermicro, Charles Liang dan istrinya, Sara Liu. Supermicro punya hubungan bisnis yang kompleks dengan perusahaan milik keluarga Liang di Taiwan, yaitu Ablecom Technology dan Compuware Technology. Kedua perusahaan ini dikelola oleh adik-adik Charles Liang.

Jika terbukti bersalah, ketiga tersangka bisa menghadapi hukuman penjara hingga 20 tahun karena konspirasi melanggar Undang-Undang Kontrol Ekspor.

Tinggalkan komentar