Para Pencinta Saham Costco, Tandai Tanggal 5 Maret

Investor ritel memperhatikan toko gudang dan klub karena pembeli cari barang murah saat harga naik dan situasi dunia tidak stabil. Meski penjualan ritel AS melambat di akhir 2025, konsumen yang cari diskon membuat toko berlangganan tetap kuat. Salah satu perusahaan yang harus dicatat investor adalah Costco Wholesale (COST). Hasil kuartal kedua fiskal mereka, tanggal 5 Maret 2026, akan menguji apakah kunjungan pelanggan, pertumbuhan anggota, dan efisiensi berbasis AI bisa pertahankan margin dan buat valuasi tingginya wajar.

Dengan penjualan sejenis dan keanggotaan rumah tangga yang kuat di awal tahun, serta analis yang positif, laporan laba ini mungkin konfirmasi kenapa investor naikkan harga saham COST di awal 2026, atau tunjukkan batas kenaikan lebih lanjut untuk investor yang hati-hati.

Costco diam-diam tingkatkan teknologi di gudangnya. Mereka luncurkan Dompet Digital Costco, pemindai pintu, dan keranjang yang sudah di-scan yang percepat pembayaran. Alat berbasis AI baru digunakan di belakang layar; contohnya, sistem inventaris apotek sekarang otomatis pesan ulang obat dan bandingkan harga, yang tingkatkan jumlah pesanan dan margin. Manajemen bahkan mulai “perlahan perkenalkan AI” di operasi pom bensin.

Di bagian ritel digital, Costco tingkatkan websitenya dengan halaman produk yang lebih baik, pencarian, dan personalisasi AI yang rekomendasikan produk berdasarkan pencarian anggota sebelumnya. Mereka juga tambah opsi “Beli Sekarang, Bayar Nanti” untuk barang mahal. Semua teknologi ini bertujuan untuk tingkatkan efisiensi dan loyalitas anggota, sesuatu yang Costco tonjolkan ke analis. Memang, kecepatan pembayaran dan layanan digital yang lebih baik bantu imbangi jam operasional gudang yang lebih panjang, sehingga struktur biaya rendah tetap terjaga.

Saham COST melonjak di awal 2026. Setelah akhir 2025 yang lemah, saham naik kira-kira 17% year-to-date (YTD). Kenaikan ini mencerminkan penjualan awal tahun yang kuat dan pemulihan sektor ritel secara luas. Analis menghubungkan pertumbuhan Costco ke toko baru, ekspansi digital, dan model bisnis bertahan yang kuat. Singkatnya, investor mau bayar mahal untuk kinerja konsistennya, walaupun suku bunga tinggi dan valuasi yang mahal jadi alasan untuk berhati-hati.

MEMBACA  Saham Eropa mengalami hari terburuk dalam sembilan bulan

Cerita Berlanjut

Meski ada momentum, harga saham Costco sangat mahal menurut ukuran biasa. Rasio harga-terhadap-laba (P/E) nya jauh lebih tinggi daripada rata-rata sektornya, yang tunjukkan saham ini mahal dibanding pesaingnya. Selain itu, rasio harga-terhadap-nilai buku lebih dari 432% lebih tinggi dari sektor, yang artinya saham ini sangat mahal.

www.barchart.com

Costco Wholesale Corporation akan umumkan hasil kuartal kedua fiskal setelah pasar tutup pada Kamis, 5 Maret, dan ekspektasi sedang naik. Wall Street perkirakan pendapatan sekitar $69,2 miliar, naik kira-kira 9% year-over-year (YoY), dan laba per saham $4,54, yang artinya pertumbuhan dua digit rendah.

Investor akan fokus pada penjualan toko sejenis, tren keanggotaan, dan margin. Di Januari, Costco laporkan kenaikan 9% dalam penjualan bersih selama empat minggu, dengan penjualan sejenis naik lebih dari 7%, yang tunjukkan momentum kuat masuk ke kuartal ini. Manajemen juga sorot kenaikan 5% dalam keanggotaan rumah tangga di kuartal sebelumnya, bersama peningkatan ke paket langganan yang lebih tinggi.

Pertumbuhan penjualan digital, tren bahan bakar, dan permintaan makanan segar juga akan penting. Secara historis, Costco punya rekam jejak melebihi perkiraan laba, bahkan saat kondisi konsumen sulit. Jika pertumbuhan anggota dan disiplin harga terjaga, kuartal ini bisa lanjutkan pola itu.

Costco umumnya dapat rating positif di Wall Street dan dinilai “Moderate Buy” secara konsensus. Analis proyeksikan harga rata-rata $1.064,9 di tahun depan, kira-kira 6% lebih tinggi dari harga sekarang.

Bank of America baru mulai meliput Costco dan beri rating “Buy” dengan target harga $1.185. Perusahaan itu bilang Costco menarik bagi pelanggan berpendapatan tinggi dan berikan nilai yang bagus.

Begitu juga, Morgan Stanley pertahankan rating “Overweight” dan target $1225, karena pertumbuhan penjualan online dan fee. Goldman Sachs punya target bullish $1.133, karena penjualan buah segar yang kuat. Umumnya, analis setuju Costco punya laba kuat dan basis pelanggan stabil, meski sahamnya tidak murah.

MEMBACA  CLPS mempromosikan Henry Li menjadi Presiden oleh Investing.com

Dalam jangka pendek, analis akan periksa laporan laba tanggal 5 Maret untuk lihat apakah ada kejutan tentang perpanjangan keanggotaan, perbandingan penjualan, dan biaya. Investor ingin tau apakah Costco akan bisa lampaui ekspektasi lagi dan hasilkan cukup laba untuk buat harga tingginya wajar, atau apakah kinerja keuangannya hanya konfirmasi sikap positif yang sudah ada di saham ini.

www.barchart.com

Pada tanggal publikasi, Nauman Khan tidak punya posisi (baik langsung maupun tidak langsung) di sekuritas mana pun yang disebut di artikel ini. Semua informasi dan data dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasional. Artikel ini awalnya diterbitkan di Barchart.com

Tinggalkan komentar