Nvidia Melonjak, Nilai Pasar $4 Triliun Dalam Jangkauan

Dua tahun setelah Nvidia membuat sejarah dengan menjadi perusahaan chip pertama yang mencapai kapitalisasi pasar $1 triliun, sekarang mereka hampir mencapai tonggak lebih besar: perusahaan pertama yang nilai pasarnya $4 triliun.

Setelah munculnya DeepSeek dari China awal tahun ini yang bikin saham Nvidia turun tajam, tapi sekarang sahamnya sudah pulih ke rekor tertinggi. Pelanggan terbesarnya tetap ngebut dalam pengeluaran, banyak yg masuk ke sistem komputasi Nvidia. Kenaikan 66% dari April mendorong nilai pasarnya ke $3,8 triliun, lewati Microsoft ($3,7 triliun) jadi perusahaan paling berharga di dunia. Saham Nvidia naik 1,3% di awal perdagangan Jumat.

Dengan banyak pelanggan baru yg butuh akselerator AI Nvidia dan pesaing masih ketinggalan, investor yakin sahamnya masih bisa naik lagi.

“Kami percaya Nvidia punya posisi unik dan akan bertahan selama 10 tahun ke depan,” kata Aziz Hamzaogullari, CIO di Loomis, Sayles & Co. Minggu ini, analis Loop Capital Ananda Baruah naikin target harga saham Nvidia ke $250 (dari $175), setara nilai pasar $6 triliun. Baruah perkirakan pengeluaran AI bakal capai $2 triliun per tahun di 2028.

“Meski terdengar fantastis, Nvidia tetap monopoli untuk teknologi penting dan punya kuasa atas harga (dan margin),” tulis Baruah di laporan 25 Juni.

Optimisme ini berbalik dari awal tahun saat munculnya chatbot canggih seperti DeepSeek dari China yg murah bikin khawatir pelanggan Nvidia bakal kurangi belanja. Tapi raksasa teknologi AS malah ngeluarin lebih banyak uang untuk infrastruktur komputasi.

Microsoft, Meta, Amazon, dan Alphabet diproyeksikan keluarin $350 miliar untuk belanja modal tahun depan, naik dari $310 miliar tahun ini. Mereka menyumbang lebih dari 40% pendapatan Nvidia.

MEMBACA  Judul: CFC Menunjuk Kepala Petugas Underwriting Baru

Tentu ada risiko yg bisa hentikan kenaikan Nvidia. Perusahaan ini bergantung pada TSMC untuk produksi chip, jadi rentan pada kebijakan dagang Trump yg bisa berubah anytime. Jeda tarif Trump berakhir 9 Juli.

Juga belum tentu pelanggan besar Nvidia ga ubah kebijakan belanja. Banyak yg kembangkan chip sendiri buat hindari harga mahal Nvidia.

“Valuasi tergantung pertumbuhan yg stabil, dan kita tahu pelanggan besar Nvidia cari cara lebih efisien, termasuk bikin chip sendiri,” kata Dan Davidowitz dari Polen Capital. “Kita butuh asumsi kuat buat percaya valuasi ini, dan kami ga cukup yakin soal permintaan ke depan.”

Saham Nvidia diperdagangkan di 32x laba 12 bulan ke depan, vs 22x buat S&P 500.

Hamzaogullari tetap yakin AI bakal ubah masyarakat dan Nvidia akan jadi pemenang utama. “Ga berarti bakal stabil terus, pasti ada gangguan, tapi ini perubahan struktural jangka panjang dan Nvidia tetap diuntungkan,” katanya. “Sahamnya masih menarik.”