Naik 77% dalam Setahun, Analis Prediksi Saham Applied Materials Masih Berpeluang Melonjak

Perusahaan pembuat alat semikonduktor Applied Materials (AMAT) naik sekitar 77% dalam setahun terakhir karena permintaan kuat. Tapi analis Mizuho pikir potensi kenaikannya masih jauh dari selesai. Analis Vijay Rakesh naikkan rating saham AMAT dari “Netral” jadi “Outperform” dan naikkan target harga dari $275 ke $370. Artinya potensi kenaikan sekitar 15% dari harga sekarang.

Peningkatan rating ini berdasarkan pandangan analis tentang akselerasi signifikan dalam pengeluaran untuk peralatan fabrikasi wafer (WFE) sampai 2027. Mizuho proyeksikan pengeluaran WFE naik 13% tahun ini dan naik 12% di 2027.

Applied Materials dapat sebagian besar pendapatannya dari pelanggan foundry dan logika. Segmen bisnis ini diperkirakan dapat untung dari peningkatan pengeluaran oleh pemain besar seperti Taiwan Semiconductor (TSM) dan Intel (INTC).

Berkantor pusat di Santa Clara, California, Applied Materials adalah pemimpin dalam solusi teknik material yang memungkinkan produksi chip semikonduktor. Perusahaan ini merancang, memproduksi, dan melayani peralatan canggih untuk proses fabrikasi chip, termasuk deposisi, etching, dan inspeksi. Dengan begitu, mereka mendukung produksi elektronik untuk ponsel pintar, komputer, dan teknologi energi terbarukan.

Operasi globalnya mencakup fasilitas manufaktur, kolaborasi riset dengan mitra dan universitas, serta dukungan pelanggan. Semua ini mendorong inovasi dalam nanoteknologi dan perangkat generasi berikutnya. Melalui upaya ini, Applied Materials berperan penting dalam memajukan kinerja dan efisiensi teknologi modern. Perusahaan ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar $270 miliar.

Peningkatan besar pengeluaran modal dari Taiwan Semiconductor dan Intel, bersama dengan pabrik DRAM baru dari pembuat chip, mendongkrak permintaan untuk alat deposisi dan etching perusahaan ini. Hal ini kemudian mendorong optimisme. Dalam 52 minggu terakhir, saham AMAT naik 77%, sementara dalam 6 bulan terakhir naik 70%. Setelah peningkatan rating dari Mizuho, saham AMAT capai harga tertinggi 52-minggu di $344.60 pada 29 Januari, meski sahamnya turun hampir 7% dari level itu.

MEMBACA  Saham AS turun saat penjualan Nvidia menarik turun teknologi

www.barchart.com

Saham AMAT diperdagangkan pada valuasi lebih tinggi dibanding pesaingnya. Rasio harga terhadap pendapatan (P/E) sekitar 35 kali melebihi rata-rata industri.

Cerita Berlanjut

Pada 13 November 2025, Applied Materials laporkan laba kuartal keempat fiskal 2025 (untuk kuartal berakhir 26 Oktober) yang melebihi ekspektasi analis. Pendapatan turun 3% dibanding tahun sebelumnya jadi $6.8 miliar, melebihi perkiraan analis Wall Street sebesar $6.7 miliar. EPS (non-GAAP) juga turun 6% jadi $2.17, tapi masih lebih baik dari perkiraan $2.11.

Di sisi lain, hasil tahunan perusahaan terdongkrak oleh peningkatan investasi di semikonduktor canggih dan WFE, didorong adopsi kecerdasan buatan (AI) yang meningkat. Pendapatan bersih fiskal 2025 naik 4% jadi $28.37 miliar, sementara EPS (non-GAAP) naik 9% jadi $9.42. Fiskal 2025 tandai tahun keenam berturut-turut perusahaan ini tumbuh.

Tapi, perusahaan ini juga nyatakan pertumbuhannya terhambat karena pembatasan perdagangan dan campuran pasar yang kurang menguntungkan. Perubahan aturan perdagangan telah mengecilkan ukuran pasar yang bisa diakses perusahaan di Tiongkok.

Untuk Q1 fiskal 2026 (yang akan dilaporkan 12 Februari), perusahaan perkirakan pendapatannya sekitar $6.85 miliar, plus minus $500 juta. Sementara itu, EPS (non-GAAP) diproyeksikan sekitar $2.18, plus minus $0.20.

Analis Wall Street punya pandangan beragam tentang trajektori laba perusahaan ini. Untuk Q1, EPS Applied Materials diperkirakan turun 8% jadi $2.19. Tapi untuk fiskal 2026, EPS diproyeksikan naik 1.3% per tahun jadi $9.54.

Selain analis Mizuho, analis Wall Street lain juga pertahankan pandangan bullish pada saham AMAT. Bulan ini, analis Deutsche Bank naikkan rating dari “Hold” jadi “Buy”, sambil naikkan target harga dari $275 ke $390. Peningkatan ini mencerminkan optimisme Deutsche Bank yang tumbuh seputar bisnis WFE menuju tahun ini dan berikutnya.

MEMBACA  Pemilihan mengungkap reaksi paradoks terhadap batas terbuka UE

Di bulan yang sama, analis Needham Charles Shi naikkan target harga saham AMAT dari $260 ke $390, sambil pertahankan rating “Buy”. Kenaikan signifikan target harga ini menandakan sentimen analis yang membaik.

Analis KeyBanc juga naikkan target harga mereka dari $285 ke $380, sambil pertahankan rating “Overweight”. Analis sebut posisi pemasok perusahaan yang terdiversifikasi dan catat bahwa perusahaan akan diuntungkan dari permintaan alat deposisi dan etching yang naik, yang berasal dari chip canggih yang semakin mengadopsi arsitektur vertikal.

Analis Wall Street secara solid bullish pada Applied Materials, beri AMAT rating konsensus “Strong Buy”. Dari 36 analis yang beri rating, mayoritas 24 analis beri rating “Strong Buy”, tiga analis sarankan “Moderate Buy”, dan sembilan analis punya rating “Hold”. Target harga konsensus $312.75 mewakili potensi penurunan 3% dari level saat ini. Tapi, target harga tertinggi di Wall Street sebesar $425 tunjukkan potensi kenaikan 32% dari sini.

www.barchart.com

Pada tanggal publikasi, Anushka Dutta tidak memiliki posisi (baik langsung maupun tidak langsung) dalam sekuritas apa pun yang disebut dalam artikel ini. Semua informasi dan data dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasional. Artikel ini awalnya diterbitkan di Barchart.com

Tinggalkan komentar